Skip to content




Pasar

Asia Pasifik

  • Afrika

  • Mesir
  • Afrika
  • (Aljazair, Tunisia, Libya, Maroko, Nigeria, Kenya, Tanzania)
Price Wizard

Membuka harga global di seluruh rantai nilai dan ubah data yang kompleks menjadi wawasan yang jelas.

Price Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Grafik Favorit

Simpan dan akses grafik populer

Ringkasan Produk

Menganalisa perubahan harga berdasarkan produk

Ringkasan Pasar

Menganalisa perubahan harga berdasarkan pasar

Analisa Keuntungan

Memantau harga dan netback

Pemantau Harga

Pantau harga polimer secara global

Stats Wizard

Mengungkap data impor dan ekspor global untuk mempelajari volume dan pola perdagangan.

Stats Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Gambar

Memahami sekilas mengenai pola perdagangan

Mitra

Menganalisis data mitra dari waktu ke waktu

Pelapor

Menganalisis data reporter dari waktu ke waktu

Seri Data

Membandingkan kuantitas, nilai dan harga

Supply Wizard

Mengikuti pasokan polimer global dan visualisasikan melalui bagan dan tabel interaktif.

Kapasitas Global

Memantau pabrik yang sudah ada dan baru

Berita Produksi

Mengikuti perubahan persediaan berdasarkan pabrik

Gambar

Memahami sekilas mengenai status persediaan

Kapasitas Offline

Mempelajari pemadaman kapasitas

Kapasitas Baru

Mempelajari penambahan kapasitas baru

Penutupan Pabrik

Mempelajari penutupan pabrik permanen

Saldo Persediaan

Menganalisa keseimbangan persediaan dari waktu ke waktu

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:

AS tetapkan tarif untuk 69 negara, efektif 7 Agustus

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 01/08/2025 (16:12)
Presiden Donald Trump telah memberlakukan "tarif timbal balik" baru untuk impor AS dari puluhan negara, berkisar antara 10% hingga 41%. Perintah eksekutif tersebut, yang dikeluarkan tepat sebelum batas waktu perdagangan 1 Agustus, menargetkan 69 mitra dagang, dengan tarif yang bervariasi berdasarkan defisit perdagangan AS atau negosiasi bilateral. Sebagian besar tarif baru akan berlaku pada 7 Agustus.

Gedung Putih mengatakan langkah-langkah tersebut bertujuan untuk mengatasi "darurat nasional" yang terkait dengan kurangnya timbal balik dalam hubungan perdagangan AS. Negara-negara dengan siapa AS memiliki surplus perdagangan dikenakan tarif dasar 10%, sementara mereka yang defisit dikenakan tarif 15% atau lebih tinggi. India akan dikenakan tarif 25%, Malaysia 19%, dan Turki 15%.

Tarif ini juga memperpendek waktu negosiasi. Para analis mencatat bahwa negara-negara yang menghadapi bea masuk 15% atau lebih memiliki waktu hingga 7 Agustus untuk mengamankan kesepakatan dan menghindari penerapannya. Trump telah mencapai kesepakatan tarif dengan Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara Asia Tenggara, sementara Meksiko dan Tiongkok masih dalam peninjauan. Tiongkok dapat menghadapi tarif 30% jika perundingan gagal pada 12 Agustus, sementara Meksiko berhasil mendapatkan perpanjangan 90 hari di tengah dialog yang sedang berlangsung.

Para pakar kebijakan perdagangan mengatakan langkah-langkah terbaru ini menyoroti ketergantungan Trump yang berkelanjutan pada tindakan perdagangan unilateral untuk menekan mitra agar mencapai kesepakatan. Pemerintah juga berencana untuk memperketat aturan tentang barang-barang yang diangkut melalui laut, yang dapat semakin memengaruhi arus perdagangan global dalam beberapa minggu mendatang.
Gratis Trial
Login Anggota