Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Akankah pasar PVC di India dan Asia Tenggara merespon penguatan yang terjadi di China?

  • 06/07/2017 (05:29)
Selama dua pekan terakhir, harga PVC lokal di China telah menguat yang dipicu oleh menguatnya harga pasar berjangka meskipun tidak didukung oleh pasar upstream. Di sisi lain, di Asia Tenggara dan India, harga PVC masih cukup stabil hingga menurun karena musim penghujan dan ketidakjelasan pemberlakuan pajak (GST), yang aktif per tanggal 1 Juli.

Di China, harga PVC didorong tidak hanya oleh pasar berjangka namun juga karena berkurangnya level suplai dan perbaikan permintaan. Suplai berkurang disebabkan oleh penutupan dan inspeksi lingkungan sementara permintaan meningkat akibat aktivitas pembelian yang dilakukan para pembeli akhir-akhir ini.

Di India, sementara itu, salah satu manufaktur pipa mengatakan, "Permintaan masih stagnan karena masyarakat butuh waktu untuk mencerna pemberlakuan sistem pajak baru; namun, musim penghujan lebih memainkan peran menonjol dalam menentukan situasi permintaan saat ini. Kami akan lebih mengawasi perkembangan pasar lokal di India dan China."

Salah satu produsen PVC China mengkonfirmasi, "Pada destinasi ekspor kami, tidak ada permintaan dari pasar India. Meskipun kami menerima banyak permintaan dari Asia Tenggara, para pembeli di daerah tersebut menahan pembelian mereka ketika tawarannya ditolak. Untuk itu, kami berfokus menjual pada pasar lokal, dimana persediaan stok tidak terlalu banyak dan pembeli lebih berniat untuk melakukan pembelian."

Ditengah berbagai tren yang berbeda di kedua wilayah tersebut, ekspektasi untuk Agustus mulai dibicarakan. Melihat dorongan dari pasar lokal di China dan tanda-tanda kenaikkan harga minyak mentah, beberapa pemain mengutarakan ekspektasi penguatan mengenai pengumuman bulan Agustus dari produsen utama Taiwan, yang diperkirakan akan datang lebih awal kali ini. Kenaikkan $20/ton diprediksikan untuk pengumuman yang akan datang. Sementara itu, yang lainnya memprediksikan rollover karena biaya upstream yang lebih rendah dan situasi permintaan di wilayah lainnya.

Seorang konverter asal Thailand melaporkan bahwa permintaan cukup lemah tahun ini bahkan sebelum musim penghujan datang, dengan menambahkan, "Harga akan tetap stabil atau naik tipis mengingat para produsen akan membatasi jumlah penurunan yang terus berlangsung. Kami yakin bahwa perkembangan di China akan mempengaruhi sentimen pada pasar di Asia Tenggara."

Produsen utama Taiwan mengikuti strategi harga stabil di bulan Juni dan Juli usai memberikan diskon sebesar $80/ton pada bulan Mei. Produesn telah mundur dari target kenaikkan mereka di bulan April dan memutuskan untuk rollover setelah memberlakukan kenaikkan sebesar $30-40/ton di bulan Maret dan $20/ton di bulan Februari.
Gratis Trial