Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Bagaimana kebijakan pinjaman baru di India mempengaruhi PVC impor di tahun fiskal yang akan datang?

  • 26/03/2018 (04:57)
Karena para pelaku pasar PVC di India sebagian besar sibuk dengan aktivitas akhir tahun mereka selama beberapa hari kerja terakhir sebelum tahun fiskal baru, mereka mendiskusikan bagaimana regulasi terbaru bank sentral India dalam hal instrumen pinjaman akan mempengaruhi permintaan untuk impor dalam periode yang akan datang.

Setelah kasus penipuan senilai $2 miliar pada bank pinjaman terbesar kedua di India, Punjab National Bank, Reserve Bank of India (RBI) melarang seluruh perbankan India untuk merilis letters of undertaking (LoU) dan letters of comfort (LoC), yang merupakan instrumen yang digunakan oleh para importir untuk mendapatkan pinjaman janka pendek dan mendanai pembelian internasional mereka.

Berdasarkan beberapa trader, kebijakan bank sentral India ini kemungkinan besar akan meningkatkan biaya impor karena para importir harus menggunakan mata uang asing, yaitu Dolar AS, bukan Rupee India dalam pembayaran mereka ke pemasok internasional.

"Mengikuti kebijakan ini, likuiditas pasar akan menurun dan impor untuk seluruh barang juga akan menunjukan penurunan karena pembayaran para pembeli untuk perdagangan impor sebagian besar bergantung pada pembayaran LoU dan TT tersebut," penjelasan seorang trader.

Di pasar PVC negara tersebut, permintaan akan material impor biasanya pulih di bulan April sejalan dengan awal dari tahun fiskal baru. "Namun, kami mungkin tidak melihat kenaikan besar pada permintaan saat ini karena para pembeli kecil dan menengah khawatir akan pembelian selanjutnya karena regulasi baru yang akan sangat mempengaruhi mereka," penjelasan beberapa pelaku pasar.

Seorang trader di China mengatakan, "Kebijakan perbankan sudah menekan keterkarikan atas PVC impor karena pembeli saat ini menghadapi isu likuiditas. Kondisi ini akan menekan turun harga PVC dalam waktu dekat."

Sebagai importir PVC terbesar di dunia, India memenuhi 50% permintaan PVC mereka dari pasar impor, terutama dari Taiwan, Korea Selatan, dan China.

Seorang trader India mengatakan, "Permintaan untuk PVC impor kemungkinan besar akan melambat dalam beberapa bulan mendatang karena kebijakan bank sentral ini sementara itu permintaan mungkin tidak akan pulih setelahnya karena musim hujan akan segerak dimulai sekitar pertengahan Mei."
Gratis Trial