Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Bagaimana larangan impor plastik daur ulang di China mempengaruhi polimer Asia?

  • 08/01/2018 (06:35)
Di bulan Juli 2017, China, importir plastik daur ulang terbesar di dunia mengumumkan keputusan mereka untuk melarang impor plastik daur ulang dan akan efektif berlaku pada 1 Januari 2018. Tujuan utama China dibalik resolusi ini adalah untuk melindungi kesehatan dan lingkungan dengan menghentikan plastik dan material daur ulang lainnya yang diterima setiap tahun terutama dari Eropa, Jepang, dan AS.

Diluar dampak pada industri daur ulang global, kebijakan pelarangan ini telah mempengaruhi pasar polimer Asia. Dampak tersebut mulai terasa di pasar PE dan PP domestik China, dimana kebijakan ini dianggap sebagai salah satu kontributor dari keniakan yang baru terjadi.

Seorang trader PP mengatakan, "Harga domestik naik pekan ini dan kami berpikir bahwa tren kenaikan mungkin berlanjut dalam waktu dekat karena pasokan yang rendah dan larangan impor plastik daur ulang, yang mendorong permintaan untuk grade baru."

Trader lainnya mengatakan, "PP dan LLDPE berjangka di Dalian Commodity Exchange naik pekan ini dengan dorongan dari larangan impor plastik daur ulang dan keterbatasan pasokan dari AS. Kenaikan pasar berjangka dan penurunan tingkat stok dari dua produsen utama mendorong pasar domestik."

Para pelaku pasar di Asia Tenggara secara umum senang dengan kebijakan pelarangan di China ini karena mereka menerima kenaikan jumlah penawaran untuk plastik daur ulang sejalan dengan para eksportir plastik yang mencari tujuan baru.

Seorang produsen ABS regional mengatakan, "Kami berpikir bahwa larangan impor limbah plastik adalah kabar baik bagi para produsen ABS karena ketidak-hadiran China akan mendorong kenaikan penjualan sebesar 10%." Trader PS Indonesia lainnya mengatakan, "China tidak lagi mengimpor plastik daur ulang dan kami berpikir bahwa kondisi ini akan mendorong para pembeli untuk menggunakan material baru."

Seorang trader Vietnam mengatakan, "Kami tidak berpikir bahwa harga PET akan turun dalam waktu dekat karena permintaan akan naik, terutama setelah larangan impor plastik daur ulang China."
gratis trial