Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Bagaimana penurunan harga minyak mempengaruhi pasar petrokimia global?

  • 15/02/2018 (04:51)
Setelah mencapai titik tertinggi dalam tiga tahun, harga minyak mentah berjangka telah turun dalam dua sampai tiga pekan terakhir. Penurunan yang baru terjadi telah sebagian terlihat pada harga naphtha dan monomer di Asia dan Eropa sementara dampak pada pasar polimer global sejauh ini masih terbatas.

Berdasarkan data rata-rata harga mingguan pada ChemOrbis Price Wizard, minyak mentah WTI pada NYMEX dan Brent berjangka pada ICE telah mencatatkan penurunan rata-rata masing-masing sebesar $6/bbl dan $7/bbl dalam dua pekan terakhir.



Sejalan dengan penurunan pada harga minyak mentah berjangka, harga spot naphtha baik di Asia dan Eropa telah mencatatkan tren penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Di sekitar akhir Januari, harga spot di kedua regional telah bergerak pada kisaran harga tertinggi sejak November - Desember 2014.



Sedangkan untuk monomer, penurunan yang baru terjadi pada harga energi telah menambah tekanan turun pada etilena di Asia. Harga spot telah bergerak turun pada pekan pertama bulan Januari setelah mencapai titik tertinggi sejak pertengahan Juni 2015.

Harga spot propilena dan stirena di Asia juga telah mengikuti tren penurunan etilena dalam dua pekan terakhir, sebagai respons atas penurunan harga minyak mentah berjangka. Harga spot stirena pada titik tertinggi sejak Februari 2017 tepat sebelum harga berganti tren dua pekan lalu sementara itu harga spot propilena telah bergerak pada kisaran harga tertinggi sejak November 2014.

Di Eropa, dampak dari penurunan harga minyak mentah berjangka terhadap harga monomer telah terbatas sejauh ini, dimana rata-rata harga mingguan dari spot etilena dan propilena secara umum mencatatkan tren stabil dalam dua pekan terakhir. Sehubungan dengan stabilitas ini, harga spot etilena telah berada pada titik tertinggi sejak Juni 2015 sementara itu propilena telah dalam titik tertinggi dalam 10 tahun. Namun, penurunan yang baru terjadi pada spot naptha telah mendorong prediksi kestabilan untuk kontrak etilena selanjutnya ditengah penutupan unit cracker di Eropa.

Untuk pasar stirena Eropa, harga spot berbasis rata-rata mingguan telah mencatatkan penurunan sejak akhir Januari, dimana harga telah mencapai titik tertinggi sejak akhir Februari 2017.

Sementara itu, harga polimer secara umum tidak terpengaruhi oleh kejatuhan harga minyak mentah di pasar global sejauh ini. China telah memasuki libur panjang selama satu pekan per hari ini dimana pasar PP, PE, PVC, PET, PS, dan ABS negara tersebut secara umum mencatatkan tren stabil menuju kenaikan dalam beberapa pekan terakhir, kecuali untuk harga domestik pada beberapa produk.

Pasar polimer Asia Tenggara telah mengikuti tren kenaikan di China dalam beberapa pekan terakhir sementara itu pasar polimer impor Turki, Timur Tengah, dan Afrika juga melanjutkan kenaikan.

Di Eropa, kenaikan bulanan juga terlihat pada seluruh polimer, mendapat dorongan dari isu pasokan dan kenaikan pada kontrak monomer bulan Februari.
gratis trial