Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

COSCO China menangguhkan jasa pengiriman ke Qatar

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 13/06/2017 (04:44)
Qatar akhir-akhir ini mulai mengirimkan kargo melalui Oman untuk menghindari negara Teluk yang menutup jalur laut. Meskipun Maersk dan MSC sebagai penyedia jasa pengiriman terbesar di dunia mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan Salalah di Oman sebagai pelabuhan untuk pengiriman menuju Qatar, COSCO Shipping Lines Co Ltd China telah menangguhkan jasa pengiriman ke Qatar, menyebutkan ketidak-pastian ditengah pemutusan hubungan diplomatik dan larangan penggunaan pelabuhan.

Sebelum negara-negara teluk menjatuhkan sanksi terhadap Qatar pada 5 Juni yang lalu, kargo dari dan menuju Qatar umumnya berhenti di pelabuhan Jebel Ali di Dubai atau Abu Dhabi sebagai pusat dari Emirates, dan dilanjutkan dengan jasa pengiriman. Setelah beberapa negara Arab menutup jalur laut ke Qatar, otoritas pelabuhan Qatar mengatakan bahwa kargo dari dan menuju Qatar akan melalui pelabuhan Oman yaitu Sohar di utara dan Salalah di selatan.

Penyedia jasa terbesar di dunia yaitu Maerks dan terbesr kedua yaitu MSC mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan Salalah sebagai basis pengiriman menuju Qatar. Namun, COSCO China mengumumkan keputusan mereka untuk penangguhan jasa pengiriman dari dan menuju Qatar karena ketegangan yang terjadi antara Qatar dan beberapa negara Arab. Dalam pengumuman kepada para pelanggan, perusahaan tersebut mengatakan, "Terkait dengan ketidak-pastian, dan untuk melindungan kepentingan klien kami, kami memutuskan untuk menangguhkan pengiriman dari dan ke Qatar yang berlaku segera."

Evergreen Taiwan dan OOCL Hong Kong juga mengambil sikap serupa.

Terkait dengan isu ini, para pelaku pasar di Asia mulai menyatakan opini mereka. Para pelaku pasar di China tidak berharap melihat dampak besar dari kondisi ini. "COSCO bukan penyedia jasa utama untuk polimer. Logistik dari Qatar sebagian besar bergantung pada Maersk," penjelasan dua trader besar.

"Meskipun kami tidak yakin pengangguhan jasa pengiriman COSCO akan berdampat pada pasar, Qatar adalah pemasok LDPE penting untuk China dan saat ini kondisi tersebut menciptakan gangguan pada pasokan. Para pembeli tidak yakin untuk membeli dari Qatar karena ketidak-pastian waktu pengiriman," pendapat seorang trader di Guangzhou.

Seorang trader di Vietnam juga menekankan bahwa pengiriman dari Qatar akan mengalami keterlambatan 7-14 hari sementara seorang trader global berbasis di Hong Kong mengatakan bahwa mereka masih menunggu pengiriman dari produsen Qatar tetapi sejauh ini belum mendapatkan kabar apapun.
Gratis Trial
Login Anggota