Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Depresiasi mata uang menekan pasar PVC domestik Asia Tenggara

  • 03/07/2018 (05:06)
Sebagian besar mata uang Asia melemah terhadap Dolar AS sepanjang pekan kemarin karena ketegangan perdagangan di seluruh dunia. Para pelaku pasar PVC Asia Tenggara menekankan bahwa pelemahan mata uang dan juga tingkat pasokan yang rendah telah mendorong naik penawaran domestik terlepas dari faktta bahwa permintaan tidak terlalu tinggi ditengah periode permintaan rendah.

Di Vietnam, salah satu produsen domestik merilis harga PVC bulan Juli untuk pasar domestik pekan ini dengan keniakan VND1,180,000-1,280,000/ton ($51-56/ton dengan nilai tukar saat ini) dibandingkan bulan Juni. Seorang sumber dari produsen mengaitkan kenaikan tersebut dengan keterbatasan pasokan domestik dan juga depresiasi Dong Vietnam terhadap Dolar AS.

Produsen PVC Vietnam lainnya mengatakan, "Permintaan terbatas karena musim hujan. Namun, harga domestik kemungkinan besar akan kembali naik ditengah pelemahan Dong."



Pada pasar PVC domestik Indonesia, para pelaku pasar belum menerima penawaran bulan Juli ketika artikel ini dirilis. Seorang compounder mengatakan, "Rupiah telah terdepresiasi terhadap Dolar AS. Kami berpikir bahwa isu mata uang akan menekan para pemasok PVC domestik untuk memasuki pasar dengan kenaikan penawaran untuk bulan Juli. Selain itu, pasokan domestik terbatas."

Seorang trader di Malaysia menerapkan sedikit kenaikan pada harga PVC k67 domestik mereka pekan lalu, mengatakan, "Kami meningkatkan penawaran kami karena depresiasi Ringgit terhadap Dolar AS. Permintaan tidak terlalu tinggi karena para pembeli memilih untuk tetap menepi dari pasar."

Seorang konverter Thailand juga mengatakan, "Kami mendengar bahwa salah satu produsen domestik berencana untuk meningkatkan penawaran PVC bulan Juli sekittar THB3000/ton ($90/ton dengan nilai tukar saat ini). Konsumsi PVC cukup rendah di Thailand saat ini karena musim hujan, juga pasar dalam tekanan naik dari depresiasi Baht terhadap Dolar AS.
Gratis Trial