Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Dua pabrik PVC di China diguncang ledakan

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 08/08/2017 (02:50)
Berdasarkan sumber yang dekat dengan perusahaan ini, Hubei Yihua Chemical China diguncang ledakan di pabrik PVC mereka di Xinjiang pada 26 Juli untuk kedua kalinya tahun ini. Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa pabrik PVC perusahaan tersebut yang berkapasitas 300,000 ton/tahun terpengaruh oleh ledakan tersebut.

Pabrik yang sama juga mengalami ledakan sebelumnya di bulan Februari. Pabrik tersebut telah ditutup sejak kejadian pertama itu sementara beberapa sumber mengatakan bahwa tanggal operasional pabrik tersebut belum diketahui setelah ledakan kedua ini. "Badan administrasi negara akan melakukan investigasi pada pabrik tersebut," penjelasan seorang sumber.

Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi 300,000 ton/tahun untuk PVC berbasis karbit dan 600,000 ton/tahun untuk batu bara sementara total kapasitas produksi PVC sebesar 1,200,000 ton/tahun dan batu bara sebesar 1,800,000 ton/tahun.

Sementara itu, berdasarkan beberapa pelaku pasar di China, juga ada ledakan lainnya yang terjadi pada pabrik PVC milik Xinjian Tianye pada 7 Agustus. "Kami belum menerima pengumuman resmi terkait ledakan tersebut, tetapi kami sudah mendengar dari beberapa pelaku pasar," penjelasan seorang sumber dari produsen China tersebut.

Seorang trader berbasis di Shanghai mengkonfirmasi bahwa mereka juga mendengar berita tersebut, mengatakan, "Sebuah ledakan terjadi pada salah satu pabrik PVC perusahaan tersebut pada tanggal 7 Agustus. Pabrik tersebut mampu memproduksi PVC berbasis asetilena sebanyak 200,000 ton/tahun. Kami berpikir bahwa ledakan yang baru terjadi tersebut akan mendorong harga PVC lebih tinggi dalam waktu dekat."

Xinjiang Tianye, salah satu prodsuen PVC berbasis asetilena terbesar, memiliki total kapasitas PVC sebesar 1.3 juta ton/tahun.
Gratis Trial
Login Anggota