Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Ekspektasi bulan November mulai diperbincangkan pada pasar PVC Asia

  • 13/10/2016 (04:40)
Di Asia, para pelaku industry PVC mulai menyuarakan ekspektasi mereka untuk harga bulan November, dengan sebagian besar dari mereka yang berfokus pada kenaikkan dibalik menguatnya harga minyak akhir-akhir ini yang ditambah dengan menguatnya harga futures PVC pada Dalian Commodity Exchange.

Di China, selain karena faktor-faktor tersebut, aktivitas pengisian ulang stok serta berkurangnya suplai, terutama untuk material yang berbahan dasar batubara menjadikan ekspektasi yang menguat dalam waktu yang akan datang. Hal ini meskipun ekspektasi sebelum liburan dari para pemain yang memperkirakan akan adanya penurunan setelah seminggu lamanya libur Nasional.

Seorang sumber dari produsen PVC acetylene di China melaporkan, “Pemain sebagian besar memperkirakan penurunan pada pasar PVC seusai liburan; namun, harga penawaran awal pasca liburan menunjukkan tren penguatan yang tetap bertahan, ditambah dengan menguatnya biaya energi serta suplai yang ketat, terutama untuk material acetylene karena oleh inspeksi lingkungan yang dilakukan pemerintah. Kami yakin bahwa produsen utama Taiwan akan memasuki pasar Asia dengan kenaikkan sebesar $10/ton untuk harga bulan November dalam beberapa hari mendatang.”

Seorang produsen di Asia Tenggara melaporkan bahwa mereka terkejut dengan kenaikkan signifikan pada harga penawaran dari China; terutama untuk material yang berbahan dasar batu-bara yang telah melampaui harga penawaran PVC ethylene akhir-akhir ini. “Kami memperkirakan bahwa produsen utama Taiwan akan mengumumkan harga PVC bulan November dengan kenaikkan sebesar $10-20/ton dari bulan September. Kami lebih memilih untuk menunggu minggu depan dimana produsen diperkiran sudah akan mengumumkan harga baru mereka,” ungkap seorang produsen.

Produsen lainnya di wilayah tersebut juga mengatakan ekspektasi yang serupa. Menurutnya, produsen utama Taiwan akan memberlakukan kenaikkan sekitar $10-20/ton pada harga PVC untuk bulan November. “Mereka mungkin akan melakukan rollover pada harga penawarn mereka untuk bulan Desember,” ungkapnya menambahkan.

Seorang manufaktur end produk yang beroperasi di Filipina, berpendapat bahwa apabila produsen Taiwan memberlakukan kenaikkan sebesar $40/ton pada harga penawaran mereka, pasar tidak akan mungkin dapat menerima mengingat permintaan belum pulih sepenuhnya dan harga saat ini yang sudah terlampau tinggi.

Di India, ekspektasi para pemain berfokus pada kenaikkan sebesar $10-30/ton untuk pengiriman bulan November. “Kami memperkirakan bahwa produsen utama akan mengumumkan harga yang baru sekitar tanggal 17 Oktober mendatang sebelum pembeli mulai meninggalkan bisnis mereka untuk libur Diwali yang akan dimulai pada 28 Oktober. Meskipun kami rasa bahwa kenaikkan yang akan terjadi mungkin akan mendapatkan penolakan dari sisi pembeli, penguatan harga minyak dikutip akan mendorong sisi penjual untuk bulan ini,” komentar seorang trader.
Gratis Trial