Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Etilena dan propilena Asia merosot pada kemunduran yang lebih curam berdasarkan permintaan, kelebihan pasokan

Oleh Jennifer Lee - jlee@chemorbis.com
  • 10/06/2021 (04:20)
Kurva maju etilena dan propilena Asia tetap dalam kemunduran selama beberapa minggu terakhir. Sentimen tetap bearish karena kekhawatiran permintaan bertahan atas kinerja pasar hilir yang lesu. Menambah tekanan harga juga kekhawatiran atas perpanjangan pasokan di Asia Timur Laut, baik etilena dan propilena.

Meskipun pasokan saat ini di Asia Timur Laut masih terbatas, sebagian besar pemeliharaan cracker akan selesai pada bulan Juli. Perhatian langsung untuk etileba, adalah start-up cracker Korea Selatan dari bulan Juni sampai Agustus.

GS Caltex Korea Selatan, penyulingan terbesar kedua setelah SKGC, sedang membangun cracker umpan campuran dengan kapasitas 700.000 ton/tahun etilena dan 350.000 ton/tahun propilena. Cracker diperkirakan mulai beroperasi sekitar Juni 2021. Produsen akan memiliki tambahan ethylene sebesar 200.000 ton/tahun untuk penjualan komersial. Cracker ketiga LG Chemical di Yeosu akan beroperasi sekitar Juli-Agustus 2021. Cracker ini akan memiliki kapasitas etilena 800.000 ton/tahun.

Cina sebagai importir utama etilena, akan menambah delapan cracker etilena pada tahun 2021, dengan total kapasitas 7,8 juta ton. Hal ini akan meningkatkan kapasitas etilena Cina menjadi sekitar 40 juta ton pada akhir tahun ini, atau diperkirakan meningkat 23% dari tahun 2020

Cracker etilena berbahan bakar propana 1 juta ton/tahun Wanhua Chemical dimulai pada akhir 2020. Cracker gas 600.000 ton/tahun milik Ningbo Huatai Shengfu, yang dimulai pada kuartal pertama, dan cracker naphtha 1 juta ton/tahun kilang Gulei di Fujian, yang diharapkan mulai beroperasi pada kuartal ketiga - masing-masing diharapkan memasok sekitar 9.000 hingga 10.000 ton/bulan etilena ke pasar merchant. Pabrik petrokimia Zhejiang Satellite 1,25 juta ton-tahun cracker berbahan bakar etana telah dimulai baru-baru ini.

Pada propilena, Fujian Meide Petrochemical China memulai fasilitas PDH baru 660.000 ton/tahun di Fuzhou, Fujian pada awal Februari. Oriental Energy juga memulai pabrik PDH fase-dua di Ningbo dengan kapasitas 600.000 ton/tahun pada akhir Februari, meningkatkan total kapasitas propilena menjadi 1,86 juta ton/tahun. Produsen Cina memiliki dua fasilitas PDH lainnya, unit 600.000 ton/tahun di Zhangjiagang dan unit 650.000 ton/tahun di Ningbo, menjadikannya operator PDH terbesar di Cina.

Harga kian menurun hingga minggu ke-4

Menurut ChemOrbis Price Wizard, harga spot etilena dinilai pada $960/ton CFR Cina dan $920/ton CFR Asia Tenggara pada 9 Juni, turun $65/ton pada minggu ini. Harga spot propilena dinilai pada $1050/ton CFR Cina, turun $25/ton pada minggu ini.

Sejak penurunan dimulai empat minggu lalu, harga spot etilena telah mengalami penurunan kumulatif sebesar 17% sementara propilena telah menurun total 8%.



Prospek waspada di tengah ketidakpastian pemulihan pasar hilir

Pedagang mengatakan bahwa sebagian besar bisnis 2H Juni dan beberapa 1H Juli telah ditutup pada level yang lebih rendah dari $960-990/ton CFR Asia Timur Laut untuk etilena dan pada $1070-1080/ton CFR Asia Timur Laut untuk propilena. Kargo CFR Asia Tenggara diperdagangkan dengan diskon $30-40/ton dari harga Asia Timur Laut.

Lemahnya pasar hilir dan kurangnya dukungan harga terutama terlihat dari PE hilir, PP dan MEG. Harga PE turun untuk minggu kesebelas berturut-turut, dan dengan LLDPE/HDPE di $1040-1130/ton CFR Cina/Asia Tenggara, berada pada margin negatif untuk produsen PE Cina dan titik impas untuk produsen PE Asia Tenggara.

Harga PP turun ke level terendah empat bulan, dan dengan PPH rafia dan film pada $1100-1230/ton CFR Cina/Asia Tenggara, ini berada pada margin negatif untuk PP Cina dan hampir pada margin positif untuk PP Asia Tenggara. Harga PPBC pada $1180-1360/ton CFR Cina/Asia Tenggara masih pada margin positif.

Menambah tekanan harga lebih lanjut juga dilaporkan short selling yang agresif oleh beberapa pedagang selama pasar bearish ini. Pedagang ini terdengar telah menahan posisi jual dari level $1060-1080/ton CFR Asia Timur Laut dan terdengar masih melakukan perdagangan turun etilena pada $960-970/ton CFR Asia Timur Laut.

“Dengan berakhirnya perdagangan arbitrase untuk etilena dari USG ke Asia, dan arbitrase sekarang terutama difokuskan pada USG/Meksiko ke Eropa, setidaknya akan ada sedikit tekanan pasokan dari USG pada etilena atau propilena Selain itu, akan ada pemeliharaan cracker yang direncanakan di Asia Tenggara antara Juli dan September. Hal ini akan membantu membatasi pasokan di Asia Tenggara. Semoga ketika minyak mentah berbalik naik lagi, akan ada lebih banyak dukungan untuk naphtha dan ini dapat membantu untuk membatasi harga olefin,” kata seorang pedagang.
Gratis Trial
Login Anggota