Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Harga HDPE impor menyentuh titik tertinggi dalam lebih dari dua tahun di Asia

  • 29/11/2017 (05:50)
Berdasarkan data dari ChemOrbis Price Wizard, rata-rata harga mingguan untuk HDPE pada pasar impor China dan Asia Tenggara saat ini berada di titik tertinggi sejak Agustus 2015. Kondisi tertinggi selama lebih dari dua tahun ini muncul setelah tren kenaikan yang secara umum terjadi sejak akhir dari libur Hari Nasional di China, yang jatuh pada awal Oktober, yang terutama disebabkan keterbatasan pasokan.

<img class="img-responsive" src="
https://s3.amazonaws.com/files01.chemorbis.com/news/img/2017/11/28/11_29_2017en.jpeg "
alt="" border="0"/>

Data dari ChemOrbis Price Index juga menunjukan bahwa keunggulan harga HDPE film impor atas LLDPE film saat ini pada kisaran $145-150/ton di China, mendekati titik tertinggi. Sedangkan di Asia Tenggara, keunggulan harga HDPE film impor atas LLDPE film juga bergerak pada kisaran $85-95/ton dalam dua pekan terakhir, menunjukan selisih terbesar sejak akhir Februari 2012.

Selisih harga yang bertambah besar antara HDPE dan PE grade lainnya baik di China dan Asia Tenggara disebabkan oleh kebijakan harga berbeda antara para pemasok regional dan luar negeri. Mereka telah merilis penawaran PE bulan Desember ke China dan Asia Tenggara sejak akhir pekan kemarin dengan kenaikan untuk HDPE namun menekan turun penawaran LLDPE dan LDPE. Keterbatasan pasokan tetap menjadi alasan utama dibalik harga tinggi HDPE dari para penjual sejalan dengan dampak kenaikan harga etilena di Asia. Sementara itu, permintaan yang rendah di pasar regional dan kemunculan penawaran yang kompetitif terutama dari India terus menekan harga turun untuk LDPE dan LLDPE.

Di China, seorang agen dari produsen utama Saudi mengatakan, "Dalam dua bulan terakhir, pemasoskkami tidak menghasilkan HDPE film karena mereka beralih pada HDPE pipe. Permintaan relatif menurun dibandingkan pekan sebelumnya karena para pembeli melihat tingkat harga saat ini terlalu tinggi. Sementara itu, permintaan untuk LDPE dan LDPE lebih rendah dari grade HDPE," Ia menjelaskan.

Di Asia Tenggara, seorang sumber dari salah satu produsen domestik di Indonesia mengatakan, "Kami tidak berpikir harga akan kembali naik pada periode November - Desember, kecuali untuk HDPE karena isu pasokan. Secara umum aktivitas pasar masih rendah karena para pelaku pasar tidak tertarik melakukan pembelian sepanjang akhir tahun. Kami akan memperhatikan kondisi pasar untuk melihat apakah periode persiapan tahun baru China akan memulihkan permintaan."

Di sisi lain, beberapa pelaku pasar mulai memberikan opini mereka terkait berapa lama tren kenaikan pada pasar HDPE akan terus terjadi. Mereka yakin bahwa tren saat ini kemungkinan besar akan berganti menjadi penurunan segera sejalan dengan kemungkinan isu pasokan HDPE yang berkurang.

Seorang trader China mengatakan, "Permintaan yang rendah ditengah musim dingin yang mendekat dan juga kemunculan penawaran kompetitif dari sumber lainnya mungkin akan mendorong perubahan sentimen HDPE." Trader China lainnya mengatakan, "Kami waspada terkait proyeksi PE karena kami yakin harga akan mencatatkan koreksi karena kemungkinan pemulihan pada pasokan HDPE."
gratis trial