Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Harga PE April mengalami kenaikkan di Asia Tenggara

  • 25/03/2016 (04:47)
Harga penawaran awal PE dari Timur Tengah dan Asia mulai bermunculan dengan kenaikkan untuk Asia Tenggara minggu ini. Supplier mempersalahkan keterbatasan supply karena maintenance season yang sedang berlangsung serta kenaikkan pada biaya produksi yang diperbaharui. Memang, tingkat pasar yang berlaku saat ini memiliki biaya produksi PE yang lebih rendah secara teori dibandingkan dengan harga spot ethylene. Harga spot ethylene melonjak $190/ton CFR Northeast Asia sejak awal Maret lalu.

Seorang produsen PE Timur Tengah memberlakukan kenaikkan $30-$60 untuk Asia Tenggara. “Kami telah membatasi alokasi untuk wilayah tersebut dimana ketersediaan supply juga menjadi masalah karena produsen Malaysia akan segera tutup untuk maintenance,” ungkap seorang sumber.

Proudusen Timur Tengah kedua yang mengumumkan kenaikkan $100/ton untuk PE April melaporkan, “Kami tidak berencana untuk menaikkan harga PE lebih lagi untuk saat ini karena harga yang tinggi membuat penjual untuk mengekspor kembali material dari China ke Asia Tenggara. Pasar PE mungkin akn bertahan hingga awal Mei dimana beberapa plant akan mulai kembali dari turnaround mereka selain memang ada shutdown yang tak terduga terjadi.” “Ketersediaan LLDPE dan HDPE kami cukup normal bulan ini, dimana kami memiliki LLDPE yang lebih sedikit untuk bulan April karena masalah teknis. Sementara itu, pembeli sangat memperhatikan kenaikkan harga dan inventori LLDPE pada converter cukup rendah, terutama di Vietnam,” ungkap produsen Timur Tengah menjelaskan.

Pembeli dari Vietnam mengkonfirmasi, dengan seorang converter mengatakan, “Bisnis kami cukup baik saat ini dan untuk itu kami akan melakukan pembelian lagi meskipun harga akan semakin tinggi. Kami yakin bahwa trend bullish ini akan bertahan hingga akhir Mei.” Seorang pembuat pipa berencana untuk membeli lebih banyak karena ia memperkirakan bahwa akan naik lebih tinggi dalam waktu dekat. “Seorang produsen Asia Tenggara akan memiliki alokasi yang terbatas karena ada maintenance pada pertengahan April. Ditambah, order dari end produk kami yang cukup baik,” katanya.

Untuk melihat update berita produksi terbaru mengenai PE, dapat mengakses PE Production News (Hanya untuk member)

Menurut para trader, produsen Asia Tenggara mengumumkan harga April mereka untuk Malaysia dan Indonesia dengan kenaikkan $80/ton untuk LDPE jika dibandingkan dengan bulan Maret. “Supplier Asia Tenggara telah memberikan kuota kepada konsumennya meskipun dalam keadaan supply yang ketat. Produsen juga baru melanjutkan beroperasi kembali awal minggu ini setelah selesai shutdown,” ungkap seorang trader.

Seorang pembuat packaging berkomentar, ”Secara umum supply sangat ketat dari Thailand, meskupun supplier mengatakan akan memulai kembali line HDPE mereka dengan pengiriman minggu depan. Meskipun begitu, kami tetap mempertahankan pembelian kami sesuai order mengingat konsumen kami yang mempertanyakan mengapa produk plastik tetap mahal meskipun biaya energy rendah.” Seorang converter Filipina melaporkan telah menunda pengiriman untuk kargo yang telah dibeli sebelumnya ke bulan April.
gratis trial