Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Harga PET menurun di pasar Asia Tenggara

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 20/01/2014 (04:00)
Harga PET di pasar Asia Tenggara terlihat mengalami penurunan karena biaya hulu dan permintaan lemah, yang sebagian berakibat dari liburan Tahun Baru Cina pada akhir bulan ini.

Di pasar hulu, harga spot Asia kehilangan $20/ton untuk MEG, $40/ton untuk PTA dan $90/ton untuk PX bila dibandingkan dengan tingkat pada akhir Desember. Sementara itu, harga minyak mentah berjangka NYMEX ehilangan $ 6.36/barel bila dibandingkan dengan Desember lalu, sebelum liburan Tahun Baru. Di pasar nafta, harga penawaran terkikis sekitar $50/ton untuk CFR Jepang bila dibandingkan dari level akhir Desember.

Dengan permintaan yang melambat, aktivitas perdagangan yang terbatas dan biaya hulu yang lebih rendah, harga impor PET menurun sebesar $20-30/ton berdasarkan CIF Asia Tenggara selama minggu terakhir ini. Seorang produsen Cina memotong harga ekspor mereka ke pasar Asia Tenggara, termasuk Vietnam, Malaysia dan Indonesia, ia berkomentar "Permintaan tidak bergairah setelah liburan Natal dan Tahun Baru dan sekarang Tahun Baru Cina sudah di depan mata. Pembeli pada umumnya absen dan berharap untuk melihat harga yang lebih rendah di masa mendatang. Kami juga percaya bahwa harapan tersebut dapat terwujud mengingat permintaan yang buruk meskipun margin produsen negatif’. Plus, pasar hulu sedang tidak mendukung. Tingkat operasional PTA yang tinggi memberikan tekanan pada harga PTA ."



Sumber: Chemorbis Price Wizard

Untuk melihat Indeks Harga pasar impor dan lokal untuk PET dan HIPS Asia Tenggara terbaru, silakan lihat ChemOrbis Price Index (Hanya untuk Anggota)

Sementara itu, pemain Indonesia juga melaporkan menerima harga impor yang lebih rendah untuk PET selama seminggu terakhir ini. Terlepas dari rendahnya harga impor PET, pemain Indonesia juga berspekulasi tentang bea anti-dumping pemerintah yang diharapkan untuk diimplimentasikan kepada impor PET dari Cina, Taiwan, Korea Selatan dan Singapura. Namun, tidak ada pernyataan resmi sejak pengumuman tersebut. Sebuah produsen botol plastik di Indonesia mengatakan, "Kami mendengar bahwa pemerintah mungkin akan menerapkan bea anti-dumping setelah liburan. Kami melihat permintaan produk akhir tetap normal dan jika tugas tersebut dilaksanakan, kami berencana untuk mengalihkan pembelian kami ke Asia Tenggara yang tanpa pajak."

Sebuah pabrik botol PET yang beroperasi di Vietnam dilaporkan menerima harga impor PET stabil dari Thailand dan Korea Selatan sebagai pemasok rutin mereka, tetapi menambahkan bahwa mereka yakin akan mampu mencapai $10-20/ton diskon karena permintaan tidak kuat sama sekali dan kargo Cina ditawarkan pada tingkat yang lebih kompetitif di pasar.
Gratis Trial
Login Anggota