Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Harga awal PE bulan November muncul dengan penurunan di Asia Tenggara, terlepas dari China

  • 25/10/2017 (05:36)
Di Asia Tenggara, pasar PE tetap berbeda dengan kenaikan yang baru terjadi di China pekan ini karena permintaan yang lesu terutama untuk penawaran impor. Sementara itu, harga awal bulan November mulai dirilis oleh beberapa produsen regional yang memilih untuk memasuki pasar dengan sedikit penurunan dari bulan lalu.

Para trader mengatakan bahwa salah satu produsen Asia Tenggara menekan penawaral LDPE bulan November sebesar $20/ton ke regional sementara produsen MMalaysia menerapkan penurunan $40/ton untuk HDPE film dan $30/ton untuk LDPE film dan HDPE blow moulding dibandingkan dengan harga terakhir bulan Oktober.

Seorang trader di Indonesia mengatakan, "Penurunan penawaran bulan November dari produsen Malaysia adalah gambaran dari status permintaan yang rendah di Indonesia. Harga domestik mungkin mencatatkan kestabilan menuju sedikit penurunan sepanjang bulan depan, namun HDPE kemungkinan besar akan menjadi pengecualian dengan keterbatasan saat ini."

Seorang converter Malaysia juga mengatakan, "Permintaan tetap terbabtas untuk kebutuhan mendesak para pembeli bahkan setelah harga awal PE untuk bulan November muncul dengan penurunan. Kami berpikir bahwa harga PE mungkin menjaga tren penurunan dalam waktu dekat. Namun, pasar HDPE mungkin akan mencatatkan beberapa kenaikan karena pasokan yang terbatas."

Di Vietnam, beberapa trader mengatakan, "Permintaan masih lesu terlepas dari persiapan untuk perayaan Natal dan Tahun Baru. Sebagian besar produsen di negara ini memiliki pasokan PE yang mencukupi karena mereka telah menekan operasional mereka ditengah aktivitas perdagangan yang terbatas di pasar end-product. Kami tidak berencana untuk membeli kargo impor pada tingkat harga ini dimana masih diatas batas $1200/ton CIF."

Sementara itu, beberapa trader di Vietnam mengatakan bahwa mereka memilih untuk membeli kargo internasional yang ditawarkan dengan tingkat harga lebih rendah dibandingkan sumber lainnya. "Kami lebih tertarik pada kargo dari AS, India, dan Uzbek saat ini karena penawaran mereka lebih kompetitif dibandingkan dengan sumber dari Timur Tengah dan Asia Tenggara."
Gratis Trial