Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Harga ethylene Asia, AS menghiraukan lemahnya pasar energi

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 15/09/2014 (04:41)
Harga spot ethylene terus mengikuti tren meningkat baik di Asia dan Amerika Serikat meskipun pasar energi lemah. Pemain menyatakan terbatasnya persediaan sebagai salah satu faktor utama yang mendukung pasar spot ethylene di kedua wilayah.

Di Asia, beberapa crackers dilaporkan offline untuk maintenance. Formosa Petrochemical menutup ethylene cracker 1.2 juta ton/tahun di Taiwan pada tanggal 16 Agustus selama 45 hari. Plant ini dijadwalkan untuk kembali beroperasi pada 30 September. Tonen Chemical menutup Kawasaki cracker 540,000 ton/tahun di Jepang pada tanggal 15 Agustus untuk maintenance selama 35 hari sementara ethylene cracker Idemutsu Kosan 623,000 ton/tahun di Jepang ditutup pada 9 September selama 2 bulan. Cracker ini diperkirakan akan kembali beroperasi pada bulan November. Perusahaan Jepang lain Mitsui Chemical mempercepat turnaround mereka dari Oktober dan menutup cracker 617,000 ton/tahun pada 3 September karena masalah teknis. Tanggal kembali beroperasi dijadwalkan pada 17 September.

Di India, cracker Haldia Petrochemical 700,000 ton/tahun telah offline sejak 6 Juli karena masalah teknis, tanpa penetapan tanggal pengoperasian kembali. Di Asia Tenggara, cracker JG Summit 320,000 ton/tahun di Filipina ditutup pada pertengahan Agustus. Cracker diperkirakan untuk melanjutkan operasi selama bulan September. Selain ini, maintenance shutdown mendatang mungkin mempertahankan penguatan pasar ethylene untuk sementara waktu di Asia.

Menurut data ChemOrbis Prize Wizard, harga ethylene di Asia mengalami kenaikan mingguan sekitar $10/ton mencapai $1540/ton CFR Asia, menyentuh level tertinggi yang dicatat sejak Juli 2008 sementara harga di AS naik sekitar $60/ton (2.75 cents/lb) pada saat diajukan $1570/ton (71.25 cents/lb) FD USG, level tertinggi sejak April 2012.



Ketika melihat pada pasar energi, minyak mentah futures bulan Oktober di NYMEX turun $1.08 bertahan pada $91.67/barrel pada tanggal 10 September untuk menyentuh level terendah sejak 9 Januari meskipun harga kembali menguat pada 11 September mendekati $92.83/barrel. Minyak mentah Brent di ICE Futures Europe Exchange untuk Oktober juga turun $1.12 ke $98.04/barrel pada tanggal 10 September, level terendah sejak April 2013. Minyak mentah Brent, pada hari kamis, sedikit meningkat bertahan pada $98.08/barrel.



Harga spot naphtha juga telah berada pada catatan lemah baik di Eropa dan Asia sejak minggu terakhir bulan Juni. Di Eropa, harga spot naphtha mengalami penurunan mingguan $40/ton pada saat diajukan sekitar $835/ton CIF NWE, level terendah sejak Juli 2013 sementara harga di Asia juga menurun $35-40/ton pada minggu itu ke $860-865/ton CFR Jepang. Pemain berkomentar pasar naphtha Asia tetap lemah karena kelebihan pasokan serta lemahnya permintaan sementara naphtha Eropa ditarik turun oleh penurunan minyak mentah Brent dan lemahnya pasar Asia.



Sementara itu, harga spot ethylene di Eropa, berbeda dengan pasar Asia dan AS, mengalami pelemahan mingguan sekitar €65/ton pada saat diajukan €910/ton FD NWE. Pemain menyatakan berlimpahnya persediaan menyebabkan penurunan harga ethylene. Penurunan €55/ton pada kontrak ethylene bulan September juga menarik turun harga spot ethylene di wilayah tersebut. Di tambah, lemahnya permintaan PE dari pasar hilir terus membebani spot ethylene.

Gratis Trial
Login Anggota