Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Harga impor HDPE dan LLDPE film China diperdagangkan diatas Asia Tenggara

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 15/09/2017 (05:14)
Dalam situasi pasar yang seimbang, Asia Tenggara diperkirakan akan berada lebih premium dibandingkan China. Namun, data dari ChemOrbis Price Index mengindikasikan bahwa rata-rata mingguan untuk harga impor HDPE dan LLDPE film di China telah bergerak melebihi pasar Asia Tenggara untuk tiga pekan secara berturut-turut sementara harga impor LDPE film pada kedua pasar masih diperdagangkan dengan tingkat yang sama.

Harga impor rata-rata HDPE dan LLDPE di Asia Tenggara saat ini berada $26/ton dan $83/ton dibawah China, secara berturut-turut, seperti yang dapat dilihat pada grafik dibawah ini. Berdasarkan data dari ChemOrbis Price Index, waktu terakhir dimana pasar PE impor Asia Tenggara berada dibawah China adalah pada awal bulan Januari tahun ini.





Di China, harga PE impor tetap mempertahankan tren penguatannya selama sepekan terakhir meskipun dengan fase yang lebih rendah mengingat pasar berjangka telah mendorong para pembeli untuk menyingkir dari pasar, yang menyebabkan ketidakpastian pada pasar saat ini. Sementara itu, di Asia Tenggara, para penjual juga memberlakukan kenaikan baru pada harga penawaran PE mereka dalam rangka untuk memulihkan keseimbangan di China. Namun, level pasar secara keseluruhan di Asia Tenggara masih tertinggal dibandingkan kenaikkan di China.

Salah satu trader global berkomentar, "Para penjual mencoba untuk memberlakukan kenaikan tambahan pada harga PE mereka untuk Asia Tenggara dalam rangka untuk mengejar pasar di China, sementara tren kenaikan agak goyah pekan ini karena lemahnya pasar berjangka. Permintaan tidak begitu baik pula di wilayah tersebut, namun para penjual menunjuk pada menguatnya ethylene dan keterbatasan suplai untuk kenaikan tersebut. Kami rasa bahwa pasar PE impor China akan mengalami sedikit koreksi penurunan sementara Asia Tenggara nampaknya akan tetap stabil hingga menguat sehingga kedua pasar tersebut akan segera kembali pada keseimbangan awal."
Gratis Trial
Login Anggota