Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Impor polimer China bulan Juli turun tipis secara bulanan namun naik secara tahunan

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 28/08/2017 (18:48)
ChemOrbis Import Statistics menunjukan bahwa total impor polimer China turun tipis sekitar 0.7% dri bulan Juli secara basis bulanan mencapai 1,417,777 ton. Namun, dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016, impor polimer negara tersebut naik 5%.

Lima negara yang menjadi eksportir terbesar ke China di bulan Juli adalah Korea Selatan (205,065 ton), Taiwan (202,856 ton), Saudi Arabia (190,558 ton), UAE (171,313 ton), dan Iran (171,313 ton). Iran kembali berada pada lima eksportir terbesar ke China di bulan Juli setelah sebelumnya keluar dari daftar ini karena isu pembayaran ketika melakukan pembelian petrokimia dari negara tersebut.

Sedangkan untuk rincian berdasarkan produk, HDPE impor China turun 5.3% di bulan Juli dibandingkan dengan bulan sebelumnya menjadi 465,300 ton. Di sisi lain, HDPE impor naik sekitar 13.3% secara basis tahunan. UAT menjadi pemasok HDPE terbesar ke China dengan 93,718 ton, diikuti oleh Saudi Arabia (88,756 ton) dan Iran (82,930 ton).

Impor LLDPE naik 3.6% secara perbandingkan bulanan menjadi sebesar 220,954 ton di bulan Juli. Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016, angka tersebut naik sekitar 13.6%. Singapura menjadi pemasok terbesar ke China dengan 55,610 ton, diikuti oleh Saudi Arabia (49,442 ton) dan Thailand (27,255 ton).

LDPE impor naik 7.5% dari bulan sebelumnya menjadi sebesar 163,898 ton. Secara basis tahunan, angka tersebut turun tipis sebesar 1.9%. Iran adalah pemasok LDPE terbesar ke China dengan 24,901 ton, diikuti oleh Qatar (19,855 ton).

Impor homo-PP turun 9.6% dari bulan Juni menjadi 209,421 ton di bulan Juni sementara secara basis tahunan turun 10%. Korea Selatan tetap menjadi pemasok terbesar homo-PP dengan 58,273 ton, diikuti oleh Saudi Arabia (28,662 ton) dan Taiwan (26,779 ton).

Impor PP copolymer naik sebesar 6% secara bulanan mencapai 106,586 ton di bulan Juli. Secara basis tahunan, PP copolymer impor juga turun sekitar 4%. Taiwan adalah eksportir terbesar ke China dengan 28,089 ton, diikuti oleh Singapura (26,379 ton) dan UAE (17,998 ton).

China mengimpor PVC sebanyak 53,069 ton di bulan Juli, sedikit naik sekitar 1.5% dari bulan sebelumnya. Secara basis tahunan, impor PVC turun 1.8%. Taiwan memuncaki daftar importir PVC bulan Juli dengan 22,364 ton, diikuti oleh AS (13,796 ton) dan Jepang (12,609 ton).

Impor untuk PS turun tipis sebesar 1.3% untuk basis bulanan menjadi 42,116 ton di bulan Juli. Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016, angka tersebut sedikit turun sekitar 1%. Taiwan menjadi eksportir PS terbesar ke China dengan 18,534 ton.

Untuk ABS, impor bulan Juli negara tersebut tercatat sedikit turun sebesar 1.3% menjadi 144,045 ton secara basis bulanan sementara angka tersbeut naik sekitar 12.2% dari tahun sebelumnya. Taiwan adalah importir ABS terbesar dengan 76,948 ton, diikuti oleh Korea Selatan (44,739 ton).
Gratis Trial
Login Anggota