Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Impor polimer China menurun di bulan September

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 26/10/2016 (04:08)
Menurut data dari bea cukai China, total impor polimer negara menyusut sekiat 2.8% dari tahun sebelumnya mencapai 1,450,665 ton di bulan September. Jumlah impor meningkat tipis sekitar 0.7% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Lima eksportir terbesar untuk China di bulan September adalah Korea Selatan (227,083 ton), Arab Saudi (189,851 tons), Taiwan (172,647 ton), Iran (154,491 ton) dan Uni Emirat Arab (147,668 ton).

Di bulan September, impor LDPE China turun 26% dari bulan yang sama di tahun 2015 yang dilaporkan menjadi 148,178 ton sementara naik sekitar 2.2% jika dibandingkan dengan bulan Agustus. Iran merupakan suplier LDPE terbesar untuk China dengan 28,193 ton, yang kemudian diikuti oleh Korea Selatan (20,801 tons).

Impor HDPE meningkat 10.5% dari tahun sebelumnnya mencapai 478,692 ton di bulan September sementara juga meningkat 0.3% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Iran tetap mempertahankan posisinya sebagai eksportir terbesar dengan jumlah 122,616 ton, yang diikuti oleh Arab Saudi (87,385 ton), Uni Emirat Arab (68,119 ton) dan Korea Selatan (50,127 ton).

Impor LLDPE turun sekitar 4.5% dari tahun sebelumnya menjadi 222,018 ton di bulan September sementara naik sekitar 6.7% jika dibandingkan dengan bulan Agustus. Singapura merupakan supplier terbesar untuk China dengan 54,995 ton, yang kemudiaan diikuti oleh Arabi Saudi (38,899 ton) dan Thailand (27,078 ton).

Impor untuk PP homo turun 14% dari tahun sebelumnya menjad 256,666 ton di bulan September. Korea Selatan tetap menjadi supplier terbesar untuk PP homo dengan 70,387 ton, diikuti oleh Arab Saudi (44,090 ton) dan Singapura (33,072 ton). Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, impor PP homo di China turun sekitar 3.5% di bulan Septmber.

Impor PP copolymer naik sekitar 18.3% dari tahun lalu menjadi 127,775 ton di bulan September sementara meningkat sekitar 17.4% dari bulan sebelumnya. Taiwan merupakan eksportir terbesar untuk China dengan 26,893 ton, diikuti oleh Uni Emirat Arab (26,583 ton) dan Singapura (26,368 ton).

Impor PVC China di bulan September turun sekitar 21% dari bulan yang sama tahun 2015 yang dilaporkan menjadi 44,795 ton. Dari bulan sebelumnya, impor dicatatkan sebesar turun 5.8%. Eksportir PVC terbesar untuk China di bulan September adalah Amerika Serikat (18,034 ton), diikuti oleh Taiwan (13,086 ton) dan Jepang (9,895 ton).

Impor untuk PS menyusut 11% dari tahun sebelumnya mencapai 37,405 ton di bulan September. Sementara jika dibandingkan dengan data bulan Agustus, bulan September juga mengalami penurunan sekitar 7.6%. Taiwan merupakan eksportir PS terbesar untuk China dengan 15,042 ton.

Untuk ABS, impor China di bulan September mencatatkan peningkatan sebesar 10% dari tahun sebelumnya sedangkan turun sekitar 2% dari bulan lalu. Taiwan masih merupakan eksportir terbesar ABS dengan 68,525 ton, yang kemudian diikuti oleh Korea Selatan (42,573 ton).
Gratis Trial
Login Anggota