Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Impor polimer China menyentuh tingkat tertinggi untuk H1, HDPE berkontribusi paling besar

  • 31/07/2017 (05:29)
Impor kumulatif negara tersebut mencapai lebih dari 9 juta ton pada paruh pertama tahun 2017, naik 15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data tersebut, kontribusi terbesar dibalik total impor yang tingggi di paruh pertama tahun 2017 ini datang dari HDPE, yang mencatatkan kenaikan year-on-year sekitar 22% menjadi 3 juta ton dalam periode waktu yang sama. Setelah itu diikuti oleh PP copolymer (17%), PVC (16%), LLDPE (15%), homo-PP (13%) dan LDPE (6%). Impor PS dan ABS secara umum tidak mencatatkan perubahan besar selama periode Januari - Juni dibandingkan tahun lalu.

Terkait dengan dalam daftar importir terbesar China berdasarkan sumber material, Saudi Arabia adalah yang palin besar dengan lebih daru 1 juta ton para paruh pertama tahun 2017. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016, impor polimer dari Saudi Arabia naik sekitar 30%. Hal ini terutama karena Iran, yang adalah pemasok HDPE terbesar ke China sejak 2013, kehilangan posisi tersebut dan digantikan oleh Saudi Arabia untuk periode Mei dan Juni seperti dijelaskan secara detil dalam ChemOrbis Plastics News tentang China’s imports of Iranian HD, LD and LLDPE slump in H1

Data tersebut menunjukan bahwa impor HDPE China dari Saudir Arabia naik mencapai 33% pada enam bulan pertama tahun 2017 sementara pasar Iran turun sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Situasi ini juga dibahas secara detil pada ChemOrbis Daily Headline tentang Iranian HDPE loses market share in China, focuses more on Turkey

Sementara itu pada bulan Juni 2017, impor polimer secara umum di China naik 7.1% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan Saudi Arabia, Taiwan, Korea Selatan, United Arab Emirates dan Singapura sebagai beberapa importir terbesar. Iran tidak mampu menembus daftar lima besar tersebut di bulan Juni.

Namun, tidak menunjukan penurunan, niat beli China untuk polimer China menyentuh tingkat tertinggi meskipun beberapa kapasitas yang kembali beroperasi di negara tersebut. Mempertimbangkan kapasitas baru yang muncul di paruh kedua tahun 2017 untuk poliolefin di AS, India, Iran, dan Asia Tenggara, para pelaku pasar saat ini mempelajari dengan detil apakah China akan mempertahankan tingkat impor dan apakah Saudi Arabia mampu menjaga posisi sebagai pemasok terbesar ke China.

Anda bisa mengikuti perkembangan impor China secara basis bulanan atau tahunan dan kumulatif by country dan by product (Hanya untuk member).
Gratis Trial