Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Impor polymer China bulan Maret mencatatkan pertumbuhan bulanan dan tahunan

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 28/04/2017 (07:05)
Data dari ChemOrbis Import Statistics menunjukkan bahwa total impor polymer China di bulan Maret tumbuh 11.02% year over year mencapai 1,840,073 ton. Dibandingkan dengan bulan Februari, impor polymer negara tersebut tumbuh sebesar 7.2%.

Lima negara eksportir polymer terbesar ke China untuk bulan Maret adalah Saudi Arabia (266,416 ton), Korea Selatan (231,869 ton), Iran (211,693 ton),United Arab Emirates (184,650 ton), dan Taiwan (175,808 ton).

Di bulan Maret, impor LDPE turun 6.2% secara basis tahunan sebesar 217,629 ton sementara secara basis bulanan naik sebesar 12.3% dari bulan sebelumnya. Iran adalah pemasok terbesar LDPE ke China dengan 51,308 ton diikuti oleh AS (20,008 ton).

Impor HDPE tumbuh sekitar 22.7% dibandingkan bulan yang sama tahun 2016 mencapai 660,132 ton. Secara basis bulanan, impor HDPE juga naik sebesar 18.5%. Iran adalah pemasok utama dengan 145,383 ton, diikuti oleh Saudi Arabia (122,733 ton), United Arab Emirates (97,281 ton) dan Korea Selatan (52,642 ton).


Impor LLDPE China turun sebesar 2% secara basis tahunan menjadi 245,492 ton di bulan Maret sementara jika dibandingkan dengan bulan Februari turun sebesar 1.4%. Saudi Arabia adalah pemasok terbesar ke China dengan 50,686 ton, diikuti oleh Singapura (46,469 ton) dan Thailand (34,823 ton).

Impor homo-PP tumbuh sekitar 22.2% secara basis tahunan mencapai 324,858 ton di bulan Maret. Secara basis bulanan, homo-PP impor turun sekitar 1.9%. Korea Selatan tetap berada di tempat teratas dalam daftar importir homo-PP dengan 84,857 ton, dilanjutkan dengan Saudi Arabia (61,860 ton) dan Singapura (35,258 ton).

Impor PP copolymer naik sekitar 26.75 year over year mencapai 156,694 ton di bulan Maret. Secara basis bulanan, impor PP copolymer juga naik sekitar 1.5%. Singapura adalah eksportir terbesar ke China dengan 33,917 ton, diikuti dengan Taiwan (30,715 ton) dan United Arab Emirates (25,458 ton).

Total impor PVC China sebesar 73,978 ton di bulan Maret, naik 24% dari bulan yang sama tahun 2016. Secara basis bulanan, impor PVC naik sebesar 2.2%. AS adalah importir terbesar PVC bulan Maret dengan 35,422 ton, diikuti dengan (18,361 ton) and Japan (12,468 ton). 

Impor PS turun 11.3% year over year mencapai 40,165 ton di bulan Maret. Dibandingkan dengan bulan Februari, angka tersebut naik sebesar 7.8%. Taiwan adalah eksportir PS terbesar ke China dengan 16,610 ton.

Untuk ABS, impor bulan Maret negara tersebut mencatatkan penurunan tahunan sebesar 13.2% sementara angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 2.7% dari bulan sebelumnya. Taiwan berada di daftar teratas importir ABS dengan 63,809 ton, diikuti oleh Korea Selatan (35,704 ton).
Gratis Trial