Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Indeks PMI manufaktur ASEAN mengalami kontraksi di bulan Juli

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 02/08/2017 (03:51)
Berdasarkan Nikkei Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI), indeks manufaktur PMI negara-negara Asia Tenggara turun menjadi 49.3 di bulan Mei dari 50 di bulan Juli. Hal ini menjadi untuk pertama kalinya PMI di regional turun dibawah 50 sejak awal tahun ini, dimana menunjukan gejala kontraksi. Kemerosotan tersebut dikaitkan dengan penurunan pada pesanan baru dan output produksi sehingga menekan penyerapan tenaga kerja.

Di regional ini, indeks manufaktur Filipina dan Vietnam tetap tinggi di bulan Juli. Namun, aktivitas manufaktur mengalami perubahan di Thailand dimana indeks turun dibawah 49.6 di bulan Juli sementara pembacaan PMI untuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura juga mencatatkan penurunan tipis.

Berdasarkan laporan terbaru, permintaan untuk barang ASEAN menurun di awal kuartal ketiga karena permintaan yang lesu dari pasar ekspor dan domestik, yang menekan beberapa pabrik untuk menurunkan produksi mereka di bulan Juli. Output turun untuk pertama kali tahun ini, mencatatkan penurunan tertajam sejak November 2015.
Gratis Trial
Login Anggota