Skip to content




Pasar

Asia Pasifik

  • Afrika

  • Mesir
  • Afrika
  • (Aljazair, Tunisia, Libya, Maroko, Nigeria, Kenya, Tanzania)
Price Wizard

Membuka harga global di seluruh rantai nilai dan ubah data yang kompleks menjadi wawasan yang jelas.

Price Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Grafik Favorit

Simpan dan akses grafik populer

Ringkasan Produk

Menganalisa perubahan harga berdasarkan produk

Ringkasan Pasar

Menganalisa perubahan harga berdasarkan pasar

Analisa Keuntungan

Memantau harga dan netback

Pemantau Harga

Pantau harga polimer secara global

Stats Wizard

Mengungkap data impor dan ekspor global untuk mempelajari volume dan pola perdagangan.

Stats Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Gambar

Memahami sekilas mengenai pola perdagangan

Mitra

Menganalisis data mitra dari waktu ke waktu

Pelapor

Menganalisis data reporter dari waktu ke waktu

Seri Data

Membandingkan kuantitas, nilai dan harga

Supply Wizard

Mengikuti pasokan polimer global dan visualisasikan melalui bagan dan tabel interaktif.

Kapasitas Global

Memantau pabrik yang sudah ada dan baru

Berita Produksi

Mengikuti perubahan persediaan berdasarkan pabrik

Gambar

Memahami sekilas mengenai status persediaan

Kapasitas Offline

Mempelajari pemadaman kapasitas

Kapasitas Baru

Mempelajari penambahan kapasitas baru

Penutupan Pabrik

Mempelajari penutupan pabrik permanen

Saldo Persediaan

Menganalisa keseimbangan persediaan dari waktu ke waktu

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:

Industri plastik Malaysia menyerukan penghapusan tarif pada PE AS

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 07/04/2025 (18:54)
Asosiasi Produsen Plastik Malaysia (MPMA) telah meminta Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri (MITI) untuk segera menegosiasikan konsesi tarif dengan Amerika Serikat menyusul tarif timbal balik sebesar 24% yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada tanggal 2 April. MPMA memperingatkan bahwa langkah perdagangan baru tersebut mengancam daya saing industri plastik Malaysia, yang sangat berorientasi ekspor dan bergantung pada input yang hemat biaya.

Dalam permohonan resmi kepada Menteri MITI Tengku Zafrul Abdul Aziz, asosiasi tersebut mengusulkan untuk menghapuskan tarif impor 10% saat ini pada polietilena (PE) AS untuk membantu konverter lokal melawan masuknya barang-barang plastik murah dari Tiongkok. Dengan produsen Tiongkok yang kini menghadapi tarif gabungan sebesar 54% atas ekspor ke AS, MPMA menyatakan kekhawatiran bahwa kelebihan pasokan dapat dialihkan ke pasar ASEAN, sehingga meningkatkan risiko dumping pasar di Malaysia.

AS merupakan pasar ekspor terbesar kedua Malaysia untuk produk plastik setelah Asia, dengan nilai RM2,03 miliar ($453 juta) atau 12% dari total ekspor pada tahun 2024. Mengingat kinerja sektor ini yang kuat—ekspor ke AS tumbuh 18% tahun lalu—MPMA menekankan urgensi untuk melibatkan pejabat perdagangan AS selagi masih ada ruang untuk negosiasi. Asosiasi tersebut memperingatkan bahwa negara-negara tetangga kemungkinan akan mencari konsesi serupa, dan menunda tindakan dapat merugikan keunggulan kompetitif Malaysia.
Gratis Trial
Login Anggota