Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Isu supply menggerakkan harga spot propylene untuk naik secara global

  • 09/08/2016 (06:51)
Harga spot propylene menunjukkan kenaikkan secara global di akhir pekan lalu. Keterbatasan supply yang datang dari penghentian beberapa produksi dikutip sebagai penggerak utama dibalik menguatnya tren global mengingat pasar propylene terlihat tidak terlalu mendapatkan dorongan dari kompleks energi. Harga spot naphtha tidak memperlihatkan perubahan yang berarti dari minggu sebelumnya.

Harga spot propylene di Eropa mencatatkan kenaikkan hampir €50/ton pada akhir minggu lalu. Tingginya harga spot dihubungkan dengan berkurangnya persediaan supply di daerah tersebut. Situasi ini semakin mengangkat harga spot lebih tinggi di atas harga kontrak. Beberapa penutupan sepertinya juga akan menambah keketatan yang sedang berlangsung saat ini.

BP Refining and Petrochemicals diperkirakan akan menutup salah satu dari dua cracker di Gelsenkirchen, Jerman untuk maintenance pada pertengahan Agustus. LyondellBasell juga akan melakukan maintenance pada salah satu crackernya di Wesseling, Jerman pada bulan September. Perusahaan tersebut memiliki dua cracker yang masing-masing memiliki kapasitas 305,000 ton/tahun dan 735,000 ton/tahun, berturut-turut. Masih belum jelas mengenai cracker manakah yang akan offline untuk melakukan maintenance.

Di Asia, harga spot propylene naik tipis pada akhir pekan lalu. Persediaan yang ketat dikutip sebagai alasan utama dibalik kenaikkan kecil pada harga propylene. Saat ini, Taekwang Industrial, JX Nippon Oil & Energy, Formosa Petrochemical dan Sinopec Sabic Tianjin Petrochemical adalah beberapa produsen yang sedang melakukan maintenance pada cracker mereka di seluruh Asia. Terlepas dari jadwal penutupan tersebut, Asahi Kasei Mitsubishi Chemical Jepang mengalami penghentian produksi tak terduga pada cracker Mizushima mereka pada akhir bulan Juli. Cracker tersebut, yang memiliki kapasitas propylene sebesar 320,000 ton/tahun, diperkirakan akan melanjutkan operasi kembali pada 15 Agustus mendatang.

Harga spot propylene di AS naik untuk empat minggu berturut-turut, sekitar 1.5 sen/lb ($33/ton pada tanggal 5 Agustus mencapai level tertingginya dalam setahun, menurut ChemOrbis Price Wizard. Tren yang meningkat secara perlahan itu dikaitkan dengan permasalahan produksi yang terjadi di negara tersebut.

Unit PDH Dow Chemical yang berkapasitas 750,000 ton/tahun di FreePort, Texas telah offline sejak pertengahan Juli sementara diperkirakan akan beroperasi kembali di minggu ini. Sumber pasar melaporkan bahwa ExxonMobil mengalami penghentian produksi secar mendadak pada cracker mereka di Baton Rouge, Louisiana minggu lalu. Cracker tersebut diperkirakan akan tetap offline hingga pertengahan bulan Agustus.
gratis trial