Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Kapasitas petrokimia baru semakin bermunculan untuk tahun 2020 dan sesudahnya

  • 18/07/2017 (06:53)
Banyak produsen petrokimia di beberapa negara termasuk China, India, Iran dan AS yang sedang mempersiapkan ekspansi kapasitas atau pengoperasian pabrik baru mereka pada periode 2017-2018, yang sebagian telah disebutkan dengan detail pada berita plastik PP, PE capacity additions across globe in 2017 and 2018 .

Meskipun demikian PP, PE capacity additions across globe in 2017 and 2018 , rencana untuk proyek baru nampaknya tidak berkurang pada periode tahun 2020 dan 2025.

Pertama dan terutama, Borealis Austria dan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) sedang mengerjakan rencana ekspansi skala besar di Uni Emirat Arab untuk proyek Borouge 4 dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi petrokimia menjadi 11.4 juta ton/tahun dari saat ini sebesar 4.5 juta ton/tahun hingga 2025. Perusahaan juga menambahkan PP baru untuk kompleks Borouge 3 saat ini.

Di Asia, Chandra Asri Indonesia juga telah menandatangani kontrak untuk ekspansi dan perluasan cracker steam berbahan dasar naphtha mereka di Cilegon serta pabrik hilir derivatif selama periode 2019-2025. Selain itu, JG Summit Olefins Corp. (JGSOC) Filipina, anak perusahaan dari JG Summit Holding juga sedang mempertimbangkan untuk mengekspansi cracker naphtha miliknya, yang akan mulai beroperasi pada tahun 2021.

Di AS, Borealis, Nova Chemical dan Total Petrochemicals and Refining USA telah menandatangani kesepakatan di bulan Maret untuk membangun cracker skala besar di Pelabuhan Arthur, Texas dan pabrik PE dengan kapasitas 625,000 ton/tahun di Bayport. Cracker etilen dan pabrik PE tersebut diperkirakan akan dluncurkan pada tahun 2020-2021.

Terlepas dari rencana yang telah disepakati, ada beberapa proyek yang masih dalam tahap perencanaan awal.

Nizhnekamskneftekhim Rusia sedang berencana untuk membangun kompleks cracker naphtha pada Republik Tatarstan di tahun 2022. Cracker tersebut direncanakan akan memproduksi produk lainnya seperti PE, PP dan PS selain daripada etilen.

Di Turki, badan investasi negara tersebut mengumumkan bahwa mereka sangat dekat dengan tercapainya kesepakatan untuk pembangunan fasilitas petrokimia generasi terbaru bersama dengan salah satu badan investasi utama di dunia. Meskipun detil kesepakatan ini termasuk lokasi dan rentang produksi pabrik yang akan dibangun belum dirilis, rumor yang berkembang menyebutkan bahwa fasilitas ini akan dibangun bersama dengan grup investasi dan partner dari Singapura.

Mesir juga merilis rencana mereka akhir-akhir ini untuk membangun komplek petrokimia terbaru di Suez dengan investasi lebih dari $4 juta dengan kolaborasi antara kementrian sektor bisnis publik negara tersebut dan Egyptian Petrochemicals Holding Company (ECHEM) dan juga beberapa penyulingan yang terafiliasi dengan sektor perminyakan.

Ada selalu dapat mengetahui perkembangan terbaru status kapasitas saat ini dan yang akan datang untuk polimer dan monomer diseluruh dunia dengan mengakses a href= https://www.chemorbis.com/en/production-news/maintenance-turnaround-new-capacities-pp-hdpe-ldpe-lldpe-gpps-hips-pvc-abs-pet class=”blue12”> ChemOrbis Production News (For members only) .
Gratis Trial