Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Kejatuhan mata uang di Asia membayangi para penjual menentukan batas bawah harga PE

  • 01/08/2018 (05:23)
Setelah mencatatkan tren penurunan dalam jangka panjang, pasar PE impor di China dan Asia Tenggara mencatatkan penurunan lanjutan pada pengumuman harga untuk bulan Agustus. Setelah gelombang penurunan terakhir, beberapa penjual mulai berpendapat bahwa kondisi pasar seharusnya mendekati titik terendah ditengah tren penurunan yang berkepanjangan. Namun, prediksi tersebut secara umum dibayangi oleh risiko mata uang sejauh ini.

Berdasarkan data rata-rata mingguan di ChemOrbis Price Index, harga LLDPE film berbasis CIF China/Asia Tenggara telah mencapai titik terendah sejak Juli 2017 sementara itu HDPE film telah turun ke titik terendah dalam 7 bulan. Sementara itu, pasar LDPE film impor Asia Tenggara telah turun ke titik terendah dalamm dua tahun.

Harga PE impor di Asia telah tertekan turun oleh beberapa faktor dalam beberapa pekan terakhir, termasuk permintaan yang lesu ditengah jeda musiman dan depresiasi mata uang domestik ditengah peningkatan ketegangan antara China dan AS. Tren penurunan pada harga spot etilena dan juga harga PE India dan AS yang kompetitif juga menekan pasar saat ini.

Di sisi lain, kenaikan yang baru terjadi pada pasar berjangka China, pasokan yang cukup terbatas untuk LLDPE dan HDPE dan juga prediksi melihat permintaan meningkat dari bulan Agustus telah mendorong para penjual untuk berpikir bahwa harga seharusnya akan mencapai titik terendah segera.

Beberapa pelaku pasar yakin bahwa pasar akan pulih ditengah beberapa faktor pendorong yang disebutkan sebelumnya sementara itu para pelaku pasar lainnya memilih untuk tetap skeptis mempertimbangkan ketidakpastian terkait ketegangan perdagangan.

Di China, seorang trader mengatakan, "Kami berharap kenaikan LLDPE berjangka dan permintaan yang sedikit membaik di bulan Agustus akan mendorong sentimen pasar. Namun, depresiasi Yuan terus menekan pasar."

Yuan China turun ke titik terendah dalam 13 bulan terhadal Dolar AS pada hari Senin kemarin sejalan dengan prediksi pasar bahwa masih ada ruang bagi Yuan untuk terus turun ditengah hubungan dagang yang memburuk antara China dan AS.

Di Asia Tenggara, dimana mata uang domestik juga terdampak perang dagang, seorang konverter Filipina menekankan, "Ada banyak penawaran yang kompetitif untuk LLDPE AS dan India di pasar. Namun, para pembeli tidak tertarik dalam melakukan pembelian impor untuk menghindari risiko depresiasi Peso."

Sementara itu, seorang konverter di Indonesia mengatakan, "Kami mendengar bahwa penawaran PE saat ini cukup rendah. Kami berpikir bahwa mungkin lebih baik untuk membeli beberapa kargo jika harga sudah pada titik terendah."

Seorang trader Singapura juga mengatakan, "Kami telah berhasil menjual LLDPE dalam jumlah cukup baik untuk pengiriman bulan Agustus. Kami berpikir bahwa harga LLDPE telah hampir mencapai titik terendah dan kami tidak terkejut jika kami menjual seluruh alokasi LLDPE kami. Kami berharap untuk melihat permintaan membaik di bulan Agustus karena persiapan akhir tahun yang akan tiba."
Gratis Trial