Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Kekhawatiran atas pasokan memuncak di Eropa ditengah isu transportasi dan logistik

  • 25/09/2017 (05:52)
Salah satu jalur kereta di selatan Jerman ditutup pada akhir Agustus lalu karena pengerjaan konstruksi di sekitar Karlsruhe, yang menyebabkan gangguan pengiriman, kondisi force majeure di Italia dan Swiss dan menyebabkan lonjakan biaya transportasi di industri ini. Kondisi ini diikuti oleh demo berskala nasional di Perancis termasuk transportasi berbasis rel, semakin memperburuk isu pasokan yang telah terjadi.

Tanah longsor terjadi pada lorong Rastatt pada paruh pertama bulan Agustus dan jalur kereta diatas lorong tersebut juga terkena dampak dari longsor tersebut. Karena jalur kereta Karlshure-Basel adalah bagian penting dari koridor utara-selatan yang menghubungkan pelabunan di Rotterdam, Hamburg, dan Antwerp dengan Swiss dan Italia, lalu lintas barang harus dialihkan ke transportasi berbasis jalan raya.

Beberapa lokasi kimia utama yang dimiliki oleh BASF, Evonik, Covestro, Lanxess, dan Ineos terhubung dengan jalur kereta ini. Konsorsium terowongan Deutsche Bahn dan Rastatt mengumumkan bahwa jalur kereta ini akan tetap ditutup sampai 7 Oktober.

Dampak dari musibah tersebut telah lebih terlihat terutama di pasar PS, ABS, dan PE di Eropa bagian Selatan, menyebabkan kepanikan terkait pengiriman pasokan dan beberapa pemasok menaikan harga mereka ditengah gangguan ini.

Ineos Styrolution mengumumkan kondisi force majeure pada pengiriman ABS dan PS ke Swiss dan Italia pada 15 September karena alasan ini.

Seorang agen dari produsen tersebut mengatakan,”Gangguan transportasi dari Jerman ke Italia menyebabkan pemasok kami mengumumkan kondisi force majeure untuk pengiriman mereka. Kondisi ini juga mengakibatkan penundaan di Eropa Selatan karena fakta bahwa para pelaku pasar di Jerman lebih memilih pengiriman dengan truk sebagai alternatif. Kami berharap transportasi akan lebih baik diawal bulan Oktober.”

Faktor lainnya yang menciptakan gangguan pengiriman adalah demo berskala nasional di Perancis atas perubahan pada peraturan buruh. Dengan isu pada jalur kereta, situasi ini memaksa Total untuk memperpanjang kondisi force majeure pada produksi stirena dari unit mereka di Gonfreville, meskipun hal ini belum secara langsung di konfirmasi oleh perusahaan tersebut. Total telah dalam kondisi force majeure pada pasokan stirena pada akhir bulan Agustus karena isu teknis sebelum kembali beroperasi pada pertengahan September. Seorang trader PS mengatakan, “Demo transportasi selama tiga hari di Perancis menyebabkan penundaan pengiriman. Isu logistik secara umum mungkin akan menyeimbangkan prediksi penurunan di bulan Oktober yang disebabkan penurunan biaya stirena sepanjang bulan September.”

Pada 20 September, Synbra juga mengumumkan kondisi force majeure pada pengiriman EPS ke Italia dan Swiss disebabkan oleh isu transportasi di Eropa. Para pembeli di regional juga mengalami kesulitan ketika melakukan pembelian untuk bulan September karena beberapa pengiriman yang dibatalkan.

Salah satu produsen dari industri insulasi di Italia mengatakan,”Pasokan EPS terbatas sejak beberapa pemasok dari Eropa Barat telah menutup pesanan untuk bulan Oktober. Penutupan jalur kereta telah menyebabkan keterbatasan pengiriman EPS dari Jerman, yang mungkin akan menyeimbangkan penurunan harga stirena untuk produk ini.”

Seorang pembeli PE di Swiss mengatakan,”Kargo impor telah terbatas untuk bulan ini. Kami juga menghadapi masalah dengan pengiriman dari Jerman ditengah gangguan yang terjadi pada jalur kereta dan truk yang tidak bisa digunakan untuk saat ini.”

Di sisi lain, ada juga beberapa pelaku pasar yang berpendapat bahwa gangguan pengiriman yang disebabkan isu transportasi dan logistik hanya bersifat sementara dan mereka hanya akan berdampak kecil pada kebijakan harga bulan Oktober.
gratis trial