Skip to content




Pasar

Asia Pasifik

  • Afrika

  • Mesir
  • Afrika
  • (Aljazair, Tunisia, Libya, Maroko, Nigeria, Kenya, Tanzania)
Price Wizard

Membuka harga global di seluruh rantai nilai dan ubah data yang kompleks menjadi wawasan yang jelas.

Price Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Grafik Favorit

Simpan dan akses grafik populer

Ringkasan Produk

Menganalisa perubahan harga berdasarkan produk

Ringkasan Pasar

Menganalisa perubahan harga berdasarkan pasar

Analisa Keuntungan

Memantau harga dan netback

Pemantau Harga

Pantau harga polimer secara global

Stats Wizard

Mengungkap data impor dan ekspor global untuk mempelajari volume dan pola perdagangan.

Stats Wizard

Buat dan simpan grafik Anda sendiri

Gambar

Memahami sekilas mengenai pola perdagangan

Mitra

Menganalisis data mitra dari waktu ke waktu

Pelapor

Menganalisis data reporter dari waktu ke waktu

Seri Data

Membandingkan kuantitas, nilai dan harga

Supply Wizard

Mengikuti pasokan polimer global dan visualisasikan melalui bagan dan tabel interaktif.

Kapasitas Global

Memantau pabrik yang sudah ada dan baru

Berita Produksi

Mengikuti perubahan persediaan berdasarkan pabrik

Gambar

Memahami sekilas mengenai status persediaan

Kapasitas Offline

Mempelajari pemadaman kapasitas

Kapasitas Baru

Mempelajari penambahan kapasitas baru

Penutupan Pabrik

Mempelajari penutupan pabrik permanen

Saldo Persediaan

Menganalisa keseimbangan persediaan dari waktu ke waktu

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:

Kenaikan ekspor dan impor Indonesia melambat di bulan April

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 16/05/2017 (05:08)
Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik, nilai ekspor dan impor Indonesia melanjutkan kenaikan di bulan April, meskipun dalam tingkat pertumbuhan yang lebih rendah dari prediksi.

Data tersebut menunjukkan bahwa nilai ekspor negara tersebut naik sebesar 12.6% YOY di bulan April, lebih rendah dibandingkan prediksi kenaikan sebesar 20.35%. Kenaikan ini adalah kenaikan ekspor Indonesia selama tujuh bulan terakhir. Namun, ekspor turun 10.3% MOM di bulan April.

Pertumbuhan tahunan pada ekspor secara umum didorong oleh kenaikan pada penjualan produk non migas sebesar 12.8% dan produk migas sebesar 9.5%.

Demikian juga dengan impor yang naik sebesar 10.3% YOY, jauh lebih lambat dari prediksi awal yaitu kenaikan sebesar 21.5%, sementara secara basis bulanan turun 10.2%.

Kenaikan pada impor didorong oleh kenaikan pada pembelian produk migas sebesar 18.2% dan pembelian produk non migas sebesar 9.1%.

Berdasarkan data tersebut, ekspor negara tersebut mencapai $13.17 miliar di bulan April sementara impor naik menjadi $11.28 miliar. Data tersebut juga menunjukkan bahwa surplus perdagangan di negara tersebut mencapai $1.24 miliar di bulan April, naik diatas prediksi awal sebesar $946 juta.
Gratis Trial
Login Anggota