Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Kenaikan kembali terlihat pada harga PET ekspor Asia

  • 12/12/2017 (05:05)
Para pelaku pasar di Asia mengatakan bahwa para beberapa produsen regional telah mulai kembali menaikan penawaran mereka karena kenaikan harga energi kompleks, biaya bahan baku dan juga keterbatasan stok mereka yang disebabkan kenaikan permintaan ekspor.

Di China, tren kenaikan pada harga PET ekspor yang terjadi sejak pertengahan Oktober telah terhenti dalam tiga pekan kemarin sebelum kembali naik saat ini. Kenaikan biaya dan juga permintaan yang baik dari pasar ekspor disebutkan sebagai alasan utama dibalik kenaikan harga.

Seorang sumber dari produsen domestik mengatakan, "Permintaan ekspor lebih baik dari permintaan domestik karena low-season sudah dimulai. Kami mendengar bahwa China mengekspor PET dalam jumlah besar ke Meksiko dan Peru karena Alpek yang tidak aktif di regional tersebut. Kami prediksi tren stabil menuju kenaikan dalam waktu dekat. Lebih lanjut lagi, pasokan PTA tetap terbatas." Sumber lainnya juga mengatakan melihat permintaan yang besar dari Afrika Selatan dan Eropa.

Sedangkan untuk pasar Asia Tenggara, beberapa produsen regional menikmati lonjakan permintaan terutama dari Jepang setelah negara tersebut mengenakan pajak anti-dumping tambahan untuk PET impor China yang akan berakhir pada 1 Januari 2018.

Para pelaku pasar di Asia mengatakan bahwa pasokan PET dari Thailand masih terbatas dimana salah satu produsen domestik memilih untuk mengalokasikan lebih besar untuk pasar ekspor, terutama Jepang dan AS. Alokasi PET dari prodsuen tersebut untuk pasar regional lainnya juga berkurang dan harga meningkat.

"Selain para penjual Thailand, para produsen Taiwan juga secara aktif menjual ke pasar Jepang," penjelasan seorang pelaku pasar dari China.

Salah satu produsen Taiwan menegaskan, "Pasar utama yang menyerap material kami saat ini adalah Jepang sementara itu kami tidak menerima penawaran apapun dari AS karena penyelidikan anti-dumping yang sedang berlangsung."

Para pemasok Korea Selatan juga meningkatkan penawaran ekspor mereka. Salah satu produsen Korea Selatan menyimpulkan bahwa beberapa kesepakatan PET tercapai dengan kenaikan $20/ton di pasar ekspor mereka. "Kami tidak agresif di pasar Eropa karena kami yakin bahwa kenaikan harga minyak mentah berjangka akan mendorong kenaikan PET dan PX. Karena itu, kami membatasi volume penjualan kami dan bertahan dengan penawaran saat ini. Kami telah menjual seluruh alokasi bulan Desember," penjelasan sumber tersebut.

Sementara itu di Eropa, yang menjadi tujuan ekspor terbesar untuk PET Asia, sentimen pasar baru-baru ini kembali naik dimana kenaikan impor mendorong pasar naik dan menutupi penurunan di awal bulan November. Lebih lanjut lagi, beberapa produsen menerapkan sedikit kenaikan pada harga PET Desember mereka sebagai akibat dari pasokan yang menyusut karena mereka harus menekan produksi disebabkan oleh kekurangan PTA. Kondisi force majeure pada PKN Orlen menekan keterbatasan bahan baku di regional ini. Hal ini juga diyakini akan mendorong upaya kenaikan dari para pemasok impor.
gratis trial