Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Ketidakpastian politik membatasi daya beli di Indonesia

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 21/08/2014 (04:33)
Pembeli di pasar polymer di Indonesia memilih untuk berada di tepi saat ini karena negara mengalami ketidakpastian politik menjelang keputusan mengenai sengketa pemilihan presiden, yang akan diumumkan oleh Mahkamah Konstitusi pada 21 Agustus.

Produsen karung melaporkan menerima penawaran raffia stabil dari supplier lokal $1790-1800/ton FD Indonesia, 14 hari pembayaran dan penawaran untuk raffia Vietnam dengan penurunan $10/ton $1640/ton CIF, tunai. Ia berkomentar, “Meskipuun permintaan produk akhir kami baik, kami tidak berencana melakukan pembelian baru karena ketidakpastian mengenai pemerintan baru. Kami menunggu untuk mempelajari partai yang menang besok.”

Distributor yang menawarkan PP raffia Vietnam dan injection $1640/ton CIF, tunai, mengatakan, "Daya beli sangat lemah di Indonesia karena kebanyakan pembeli absen sambil menunggu hasil pemilu. Kami berpikir bahwa harga mungkin turun di negara karena pembeli memperkirakan untuk melihat level yang lebih rendah sejalan dengan lemahnya pasar hulu. "

Di pasar PVC, kompounder melaporkan bahwa melakukan pembelian domestik K58 $ 1170/ton FD, 30 hari pembayaran. Konverter menyatakan, "Kami hanya melakukan pembelian kecil dengan rollover dari bulan lalu karena permintaan produk akhir kami tidak baik. Di tambah, pasar sedang mengalami ketidakpastian karena pemain menerapkan sikap menunggu dan melihat menjelang pengumuman hasil pemilihan presiden. Kami memperkirakan untuk melihat tren stabil di pasar PVC setelah pengadilan mengumumkan partai yang menang."

Pembeli kedua, yang memproduksi pintu PVC, melaporkan bahwa menerima tawaran stabil untuk K67 domestik $ 1150/ton FD, tunai. Ia mengatakan, "Kami melihat permintaan reguler untuk produk akhir kami, tapi kami berpikir bahwa permintaan akan lebih baik jika hasil pemilu pasti."
Gratis Trial
Login Anggota