Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Melihat kembali pasar PP dan PE Turki di tahun 2018: Situasi ekonomi yang berat menyebabkan kesulitan bagi pelaku pasar poliolefin

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 25/12/2018 (05:51)
Para pelaku pasar poliolefin menghadapi situasi yang berat sepanjang tahun 2018 karena depresiasi Turki Lira terhadap Dolar AS dan Euro. Ketegangan politik antara negara ekonomi utama juga menekan keseimbangan perdagangan global.

Penutupan di Timur Tengah menopang pasar PP

Harga PP mengawali 2018 dengan kenaikan karena harga bertahap naik sampai akhir Februari. Setelah itu, tren penurunan dimulai dan berlangsung selama lebih dari dua bulan sebelum isu pasokan mendorong pasar mencatatkan kenaikan pada paruh kedua bulan April. Sepanjang paruh kedua 2018, harga PP mencatatkan tren kestabilan menuju penurunan sampai jeda akhir tahun mempercepat penurunan harga di bulan November.



Pasokan PP raffia secara umum mencukupi sepanjang tahun ini terlepas dari aktivitas pengisian stok perlahan dari sisi para trader ditengah kesulitan mendapatkan letter of credits. Turki mulai mendapatkan penawaran homo-PP raffia awal dari dua pabrik baru, unit polimer SOCAR di Azerbaijan dan pabrik baru S-Oil di Korea Selatan pada bulan Oktober.

Namun, ketiadaan NATPET Saudi Arabia berdampak pada pasar fiber sejalan dengan perawatan rutin pada Al-Waha, Petro Rabigh dan Petkim. Pasokan yang rendah menjaga diskon tetap terkontrol untuk PP fibre, dengan keunggulan atas raffia tetap diatas $100/ton sepanjang bulan Maret.

PP mencatatkan performa lebih baik dari PE

Sementara itu, pasar PE tidak mencatatkan gangguan pasokan yang berarti kecuali kelangkaan HDPE film pada kuartal pertama tahun ini. Meskipun penawaran Iran menjadi terbatas di kuartal ketiga dan keempat ditengah permintaan yang rendah disebabkan sanksi AS, kemunculan kargo dari pabrik baru di AS menjaga pasar tetap tercukupi.

Keunggulan Turki atas China terlihat pada PP sementara itu PE diperdagangkan dibawah China

Berdasarkan data rata-rata mingguan dari ChemOrbis Price Indexes, pasar PP impor Turki mencatatkan keunggulan atas China hampir disepanjang tahun.

Namun, kondisi PE tidak serupa. Harga HDPE film impor secara konsisten diperdagangkan dengan diskon ke China sampai akhir November, sementara itu LDPE film melampaui China hanya sepanjang bulan November sebelum kembali kehilangan keunggulan tersebut segera sesudahnya. Pasar LLDPE Turki dibawah level China sepanjang paruh kedua tahun 2018.

Harga LDPE, LLDPE impor terendah hampir dalam satu dekade

Peningkatan tariff di China membuka jalan untuk kargo dari pabrik AS yang baru beroperasi ke Turki dan Asia Tenggara dan juga Eropa di paruh kedua 2018. Kargo PE AS yang kompetitif memberikan tekanan turun bagi para penjual di Turki. Berdasarkan ChemOrbis Price Index, harga HDPE impor mencapai level terendah dalam 16 bulan pada Desember, sementara itu LDPE dan LLDPE jatuh hampir ke level terendah dalam satu dekade.

Pasar poliolefin domestik turun 12-15% di paruh kedua

Minat beli lebih baik untuk material cepat sepanjang tahun ini dibandingkan impor. Namun, sepanjang paruh kedua 2018, harga domestik turun hampir 15% untuk homo-PP raffia dan 11-12% untuk berbagai produk PE, seperti ditunjukan data ChemOrbis.

Pasar akhir tertekan oleh Lira Turki yang lesu, para konverter fokus pada ekspor

Konsumsi di beberapa pasar akhir utama termasuk konstruksi, aplikasi rumah tangga dan otomotif terkontraksi akibat dari pelemahan Lira, yang mendorong para konverter untuk lebih fokus pada ekspor. Kondisi ini dilihat sebagai alasan lainnya mengapa pasar PP berdampak lebih minim dari gejolak ekonomi karena para konverter di pasar PP lebih berorientasi terhadap ekspor, tidak seperti pasar HDPE pipa yang mengalami kontraksi cukup dalam pada bisnis mereka karena beberapa proyek negara yang dibatalkan.

Statistik: Impor bulanan turun tetap dampak dari impor secara total sepanjang Januari-Oktober minimal

ChemOrbis Import Statistics menunjukan bahwa impor poliolefin terdampak oleh penguatan Dolar karena volume mencatatkan penurunan sejak bulan Juni terutama berbasis tahunan. Namun, penurunan pada impor kumulatif tidak terlalu dramatis terlepas dari penurunan hampir 40% pada Lira Turki terhadap Dolar AS dari awal 2018. Homo PP hanya mencatatkan penurunan tipis sebesar 4% tahun ini dan HDPE impor turun 10%. Impor untuk LDPE hampir stabil, sementara itu LLDPE impor naik 9% pada 10 bulan pertama tahun 2018.

Bagaimana kondisi PP dan PE di awal 2019?

Prediksi untuk jangka pendek tidak menyebutkan perubahan harga drastis meskipun penurunan minyak mentah berjangka menekan sentimen pasar. Banyak pelaku pasar yakin bahwa harga PP telah mencapai titik terendah karena stok yang menurun, namun kenaikan tajam di bulan Januari mungkin tidak akan terjadi. Untuk PE, harga mungkin akan bergerak pada level harga saat ini jika sumber dari AS telah menghabiskan stok mereka, bergantung pada China menjelang libur di bulan Februari.
Gratis Trial