Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Minyak menghadapi tekanan permintaan dari kekhawatiran baru terhadap Covid-19

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 23/11/2021 (03:19)
Harga minyak mentah menetap di level terendah sekitar tujuh minggu pada hari Jumat pekan lalu, menandai penurunan minggu keempat berturut-turut dan penurunan beruntun terpanjang sejak Maret 2020. Sentimen tersebut langsung terkena gelombang baru Covid-19 di Eropa, serta pembicaraan mengenai pelepasan cadangan minyak terkoordinasi di antara beberapa ekonomi terbesar dunia.

Pada hari Jumat, patokan minyak mentah AS WTI diselesaikan di level terendah sejak 1 Oktober sementara minyak mentah Brent berakhir di level terendah sejak 30 September. Kedua tolok ukir tersebut turun empat minggu berturut-turut untuk pertama kalinya dalam hampir 20 bulan.

Crude Oil – WTI - Brent

Minyak mentah telah semakin anjlok dari tertinggi pada akhir Oktober. Brent berjangka berada pada rata-rata $84/bbl pada bulan lalu, naik sebesar $9/bbl dari September, sementara WTI berjangka rata-rata sebesar $82/bbl pada Oktober, naik $10/bbl bulan ke bulan


Kekhawatiran tentang permintaan minyak jangka pendek telah terbukti di tengah kemunculan kembali karantina wilayah di Eropa Timur dan Rusia. Lebih lanjut membebani prospek adalah Austria bergabung dengan Latvia sebagai satu-satunya negara UE yang kembali memberlakukan karantina wilayah sejak vaksin tersedia secara luas. Pada 22 November, Austria menjadi negara Eropa barat pertama yang memberlakukan kembali karantina wilayah penuh di tengah melonjaknya kasus.

Sementara itu, laporan yang menunjukkan bahwa pemerintah AS telah meminta beberapa negara konsumen minyak terbesar di dunia untuk mempertimbangkan melepaskan persediaan minyak mentah dari cadangan mereka untuk memastikan stabilitas di pasar energi global juga membebani sentimen tersebut.

Pada 17 November, AS dan Cina - dua konsumen minyak terbesar dunia - dilaporkan membahas pelepasan persediaan minyak mentah dalam upaya terkoordinasi. Pada 22 November, media melaporkan bahwa pejabat Jepang sedang bersiap untuk melepaskan minyak dari cadangan minyak mentah nasional negara itu, mengikuti permintaan dari pemerintah AS.

Analis memperkirakan Covid-19 akan tetap menjadi tantangan utama yang dihadapi pemulihan ekonomi global selama musim dingin. Peningkatan cepat baru dalam infeksi di seluruh Jerman juga telah memicu ekspektasi babak karantina wilayah lain untuk ekonomi terbesar Eropa. Selain kembalinya infeksi di Zona Euro, pelepasan cadangan minyak yang terkoordinasi secara internasional juga tetap menjadi faktor yang harus dipantau dalam waktu dekat.
Gratis Trial
Login Anggota