Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Naphtha terendah dalam 2 tahun di Eropa, 8 bulan di Asia; perhatian tertuju pada harga minyak

Oleh Esra Ersöz - eersoz@chemorbis.com
  • 13/08/2019 (06:29)
Harga spot naphtha telah dalam penurunan sejak awal Juli baik di Asia dan Eropa dengan penurunan kumulatif mencapai 15-16%. Level harga saat ini menunjukan leve terendah dalam 2 tahun di Eropa dan 8 bulan di Asia, berdasarkan rata-rata mingguan ChemOrbis Indeks Harga.

Harga minyak masih menjadi faktor utama

Minyak mentah masih menjadi faktor utama dibalik tren penurunan pada pasar spot naphtha. Terlepas dari pemulihan singkat pada pekan terakhir bulan Juli, harga minyak mentah telah dalam tren penurunan sejak bulan lalu dimana WTI (NYMEX) turun 10% dan Brent mencatatkan penurunan lebih besar mencapai 12% secara total.

Akankah penurunan produksi membantu mengatasi kekhawatiran akan perlambatan ekonomi?

Setelah mencatatkan kenaikan harian terbesar dalam satu bulan di hari Jumat setelah kabar bahwa Saudi Arabia akan menanggapi kelesuan harga dengan membatasi ekspor dibawah 7 juta barel per hari di bulan September, harga minyak mentah kemungkinan akan mencatatkan fluktuasi dalam beberapa hari mendatang ditengah berbagai faktor berlawanan.

Meskipun OPEC terus menekan output, tensi perang dagang antara China dan AS menyebabkan kekhawtiran akan perlambatan ekonomi karena tekanan pada permintaan secara global dan dampak langsung pada harga minyak mentah.

Opini beragam pada permintaan minyak

Para analis berpendapat bahwa kuartal ketiga akan menjadi periode ramai untuk konsumsi minyak dan permintaan global akan naik pada paruh kedua untuk membantu menekan stok minyak secara bertahap.

Namun, beberapa analis lainnya membagikan prospek penurunan. International Energy Agency (IEA) mengatakan di hari Jumat bahwa gejala perlambatan ekonomi telah menyebabkan permintaan minyak mencatatkan pertumbuhan terendah sejak krisis finansial 2008.

Menyebutkan penurunan permintaan dan peningkatan pasokan non-OPEC tahun depan, Bernstein Energy mengatakan, “Kami yakin bahwa OPEC harus kembalo menurunkan produksi sebesar 1 juta barel per hari di tahun 2020 jika mereka ingin menahan harga minyak pada level $60 per barel.”

Stok juga menumpuk di pasar naphtha

Meskipun sebagian besar penurunan naphtha akibat dari pasar minyak mentah hulu, kondisi ini tidak menjadi faktor tunggal. Permintaan yang lesu dan aktivitas yang terbatas menyebabkan pasokan menumpuk, yang berkontribusi terhadap kelesuan harga naphtha.
Gratis Trial