Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Para pelaku industri PVC menyuarakan ekspektasi bulan Januari

  • 14/12/2016 (04:10)
Setelah kenaikkan lebih dari lima bulan, sentimen telah berbalik akhir-akhir ini pada pasar PVC di seluruh Asia. Tren penurunan ini, yang dipicu oleh melambatnya permintaan seiring dengan dimulainya low season untuk aplikasi PVC serta meningkatnya suplai dari pasar impor, yang bertepatan dengan tren penguatan pada pasar upstream, dimana harga ethylene didorong lebih jauh dengan meningkatnya harga energi.

Di India, setelah perlawanan keras yang terjadi pada pasar PVC di India untuk kenaikkan bulan Desember dari produsen utama Taiwan, saat ini para pemain sebagian besar menantikan rollover dari produsen tersebut. Seorang sumber dari produsen utama India berkomentar, "Harga penawaran bulan Januari dari produsen Taiwan hanya akan diterima apabila di rollover dari level yang terakhir. Pasar tidak akan menerima kenaikkan apapun selain apabila harga minyak tetap berada di atas $55/barel dan peningkatan pada futures PVC di China."

Para trader di Pune dan Delhi juga memperkirakan rollover dari produsen utama Taiwan. "Ada banyak material yang tertahan di pelabuhan karena krisis likuiditas. Para konverter beroperasi dengan kapasitas rendah dan untuk itu, penjualan PVC cukup melambat. Namun, produsen Taiwan mungkin akan tetap muncul dengan rollover ketimbang penurunan harga karena mereka tidak berada di bawah tekanan penjualan sementara harga upstream saat ini pun juga mendukung," komentar salah seorang dari mereka. Mereka juga setuju mengenai pertumbuhan permintaan secara bertahap setelah bulan Januari.

Produsen kedua di Taiwan juga menegaskan kelesuan permintaan di India ditengah krisis uang tunai yang sedang berlangsung. Seorang sumber dari perusahaan, mengingatkan bahwa Reliance akan melakukan maintenance pada bulan Januari, setelah high season dimulai di negara tersebut. "Sedangkan untuk China dan Asia Tenggara, pemintaan PVC impor telah mereda mengingat para pemain saat ini sedang menyingkir untuk menunggu harga baru bulan Januari dari produsen utama Taiwan," ungkapnya.

Mengenai strategi harga dari produsen utama Taiwan, sumber tersebut yakin bahwa mereka akan muncul dengan rollover dan apabila mereka tidak melihat permintaan yang memuaskan, maka mereka akan menurunkan harganya lebih rendah. "Dengan pertimbangan bahwa minyak dan ethylene Asia tetap kuat, maka cukup sulit bagi mereka untuk mengumumkan penurunan harga," tambahnya.

Seorang trader di Indonesia, sementara itu, memperkirakan bahwa produsen utama Taiwan akan muncul dengan penurunan harga pada bulan Januari. "Permintaan diperkirakan tidak akan meningkat dengan segera di Indonesia mengingat proyek infrastruktur yang akan segera berakhir. Para produsen seharusnya akan menurunkan harga mereka," ungkapnya.
Gratis Trial