Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Para pelaku pasar PVC Asia mengevaluasi implementasi kebijakan GST di India

  • 31/05/2017 (04:28)
Para pelaku pasar PVC Asia saat ini sedang mengevaluasi implementasi GST (Goods and Services Tax) yang akan efektif pada 1 Juli 2017 di India.

Pasar PVC India telah berada dalam tekanan dari beberapa faktor penurunan termasuk musim hujan yang segera dimulai, permintaan yang buruk dan juga penurunan harga spot ethylene di Asia, yang turun sekitar $180/ton dari tingkat harga di awal bulan Mei. Implementasi kebijakan GST yang akan datang dengan ketidak-pastiannya juga berkontribusi terhadap penurunan di pasar karena para pelaku pasar sebagian besar berhenti beraktivitas.

Pendapat para pelaku pasar PVC terhadap GST sangat bervariasi. Beberapa yakin bahwa pajak tersebut akan berdampak buruk pada pasar karena hal tersebut akan menekan niat beli sementara beberapa pelaku pasar lainnya berharap kebijakan ini akan mendorong kondisi ekonomi.

Seorang sumber dari produsen Thailand mengatakan, "Kami berpikir bahwa GST akan menekan niat beli dari para converter di India. Karena itu, kami berharap harga PVC akan tetap stabil bulan depan."

Seorang trader di India menekankan, "Menyusul keputusan produsen utama Taiwan untuk mempertahankan harga di bulan Juni, penawaran dari Jepang juga mengikuti kebijakan yang sama. Kami mendengar bahwa produsen utama tersebut menjual lebih sedikit dari alokasi mereka. Kami berpikir bahwa pasar akan tetap dalam tren penurunan dalam beberapa bulan mendatang ditengah musim hujan yang segera dimulai dan juga implementasi GST."

Seorang sumber dari produsen Indonesia juga mengatakan, "Niat beli di India rendah karena kebijakan GST yang akan segera berlaku." Namun, Ia berpendapat bahwa meskipun membutuhkan waktu untuk penyesuaian, GST akan berkontribusi terhadap GDP sebesar 1% dalam jangka panjang.

Seorang konverter di India juga menekankan, "Kami berharap untuk melihat perlambatan permintaan di bulan Juni karena sebagian besar perusahaan akan menekan tingkat stok mereka karena GST. Namun, kami berpikir bahwa kebijakan ini akan menguntungkan perekonomian India untuk jangka panjang meskipun ada beberapa kesulitan selama proses penyesuaian."
Gratis Trial