Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Para pembeli PP dan PE di Thailand menolak upaya kenaikan menjelang festival Songkran

Oleh Merve Sezgün - msezgun@chemorbis.com
  • 28/03/2019 (05:02)
Di Thailand, para produsen PP dan PE domestik melaporkan memasuki pasar dengan kenaikan pekan ini sejalan dengan tren regional. Namun, kenaikan harga tersebut mendapat penolakan dari para pembeli yang memilih untuk tetap waspada ditengah ketidakpastian pasca-pemilu dan festival Songkran yang akan tiba.

Berbagai upaya mendorong harga naik untuk bulan April

Beberapa trader melaporkan bahwa para produsen Thailand menerapkan kenaikan sekitar THB500-1000/ton ($16-31/ton) pada harga PP dan PE mereka sebagai upaya untuk mendorong sentimen untuk bulan April menjelang festival Songkran.

Data dari ChemOrbis Price Index menyebutkan bahwa rata-rata mingguan penawaran PP dan PE berbasis FD Thailand telah meningkat setelah mencatatkan tren kestabilan menuju penurunan dalam beberapa pekan terakhir.



Di sisi lain, para pembeli Thailand menolak menerima kenaikan penawaran dari para produsen domestik tersebut sejauh ini, menyebutkan kekhawatiran ekonomi setelah pemilihan umum.

Ketidakpastian politik pada periode pasca-pemilihan

Thailand menyelenggarakan pemilu pada 24 Maret yang menjadi pemilihan umum pertama sejak kudeta militer di tahun 2014, namun hasil dari pemilihan ini masih belum dirilis, berdasarkan beberapa media setempat.

Di pasar PP dan PE negara tersebut, ketidakpastian ini sangat mempengaruhi sikap para pembeli untuk menepi dari pasar pekan ini.

"Pasar tenang dimana sebagian besar pelaku pasar telah menepi menjelang periode pra-pemilu. Kami saat ini menunggu hasil dari pemilu karena aktivitas perdagangan akan tetap terbatas sampai ketidakpastian ekonomi berakhir," pendapat seorang trader.

Festival Songkran segera tiba

Selain jeda pasca-pemilu, festival Songkran yang akan tiba juga menekan sentimen beli. "Ketidakpastian meningkat oleh karena libur yang akan datang," pendapat para trader.

Liburan ini akan dirayakan pada 12-14 April sementara itu sebagian besar pelaku pasar akan berhenti beraktivitas untuk sekitar satu pekan.

Seorang konverter mengatakan, "April akan menjadi bulan yang singkat dalam hal hari kerja karena itu kami tidak tertarik menumpuk stok melebihi kebutuhan kami. Harga domestik telah naik tipis, tetapi kami prediksi tren akan secara umum stabil pada periode setelah liburan karena pasokan lebih dari mencukupi."
Gratis Trial
Login Anggota