Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Para pembeli dan penjual Asia berbeda pendapat mengenai prospek ABS bulan Desember

  • 16/11/2016 (04:33)
Di Asia, harga ABS impor berada pada tren bullish sejak akhir Oktober dibalik tingginya harga minyak saat itu yang berada sekitar $50/barel pada NYMEX. Melonjaknya harga spot butadiene dan ACN serta keterbatasan suplai semakin mendorong pasar ABS downstream di China meningkat. Namun, penurunan akhir-akhir ini pada rantai upstream menyebabkan para pemain bertanya-tanya apakah target penjual pada harga yang lebih tinggi keterbatasan persediaan akna bertahan lama dalam waktu yang akan datang.

Di China, harga ABS impor memperlihatkan level tertingginya sejak Juni 2015, menurut ChemOrbis Price Index. Seorang produsen ABS Taiwan mendeskripsikan permintaan cukup normal minggu ini sementara suplai nampak ketat. “Hal ini dikarenakan biaya butadiene dan styrene meningkat tajam pada pekan lalu sebelum pada akhirnya mendapatkan koreksi yang menyebabkan para produsen untuk menurunkan tingkat operasional mereka saat itu. Persediaan kami tidak cukup akhir-akhir ini,” ungkap seorang sumber dari produsen.

Seorang produsen Asia Tenggara sebagian besar telah menjual habis ke beberapa sumber untuk bulan November. “Seharusnya ada permintaan dari konverter di China pada periode November-Desember untuk persiapan tahun baru, namun, pembeli masih menunjukkan keengganan terhadap harga penawaran yang berlaku,” ungkap produsen tersebut.

Seorang trader menaikkan harga penawaran ABS injection mereka sebesar $20-30/ton untuk kargo Taiwan, seperti yang telah diprediksikan oleh para pelaku industri. “Pasar styrenic masih cukup kuat di China ditengah harga yang tinggi dari bulan Oktober. Seorang produsen ABS Taiwan memberlakukan kenaikkan harga lebih jauh mengingat persediaan secara umum dapat dikatakan cukup ketat,” ungkap penjual lainnya.

Seorang manufaktur melaporkan bahwa pasar berada pada tren peningkatan sementara ia tidak tertarik untuk melakukan pembelian diluar kebutuhan dasar mereka pada level saat ini. Pembeli lainnya menegaskan, “Biaya styrene menurun sekitar $35-40/ton akhir pekan lalu, sementara harga styrene domestik pun juga turun di China. Kami tidak begitu optimis mengenai prospeks pasar untuk bulan depan.”

“Ada beberapa transaksi dari sisi konverter. Saat ini, permintaan dari pasar downstream masih lemah sementara suplai untuk PS dan ABS cukup ketat di China dan Hong Kong. Harga ABS masih memiliki ruang untuk naik dengan pertimbangan biaya monomer,” ungkap seorang pemain.

Sementara itu, koreksi akhir-akhir ini pada harga spot styrene yang ditambah dengan momentum penurunan pada harga butadiene dan ACN nampaknya akan membani sentimen pasar, menurut keyakinan para pembeli. Harga spot styrene masih mengindikasikan kenaikkan sekitar $30/ton pada FOB Korea Selatan dari minggu sebelumnya setelah penurunan signifikan pada beberapa hari yang lalu. Harga butadiene juga menurun $40/ton dengan term yang sama. Harga spot ACN dengan basis CFR Far East Asia turun $25/ton pada periode saat ini.
Gratis Trial