Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Para produsen petrokimia Eropa mulai merilis kinerja finansial Q2

  • 23/07/2018 (05:25)
Beberapa produsen Eropa mulai merilis kinerja finansial mereka untuk kuartal kedua tahun 2018 dengan kondisi beragam ditengah peningkatan harga minyak mentah dan dampak negatif mata uang.

Ineos melaporkan bahwa EBITDA (earnings before interest, taxes, depreciation and amortization) mereka untuk kuartal kedua tahun 2018 sebesar €683 juta ($797 juta) dibandingkan €618 juta ($721 juta) pada kuartal pertama. Secara basis tahunan, angka tersebut naik €45 juta ($52 juta).

Perusahaan tersebut juga melaporkan kondisi pasar yang baik di Eropa dan juga bisnis yang stabil di pasar Amerika Utara sementara itu pasar di Asia juga mencatatkan kenaikan sepanjang kuartal ini.

Pengolah minyak dan pengecer bahan bakar utama Polandia PKN Orlen mencatatkan rekor pendapatan tertinggi dari operasi ritel untuk kuartal kedua sebesar PLN677 juta ($183 juta), yang menunjukan kenaikan sebesar 18% berbasis tahunan. EBITDA untuk segmen downstream perusahaan tersebut mendekati PLN1.6 miliar ($432 juta), didorong oleh kenaikan tipis sebesar 1% berbasis tahunan pada volume penjualan.

Perusahaan tersebut menekankan bahwa pengaruh volume positif pada segmen downstream mereka diseimbangkan oleh dampak eksternal berlawanan ditengah kenaikan biaya energi dan keterbatasan selisih margin produk petrokimia.

Unipetrol, perusahaan pengolahan minyak dan petrokimia terbesar Republik Ceko, mencatatkan pemasukan CZK31.1 miliar ($1.4 miliar) dalam enam bulan pertama tahun 2018, turun CZK44 juta ($1.9 juta) dari tahun sebelumnya. EBITDA perusahaan tersebut juga turun lebih signifikan sebesar CZK4.2 miliar ($189 juta) sebesar CZK 2.3 miliar ($104 juta) sementara itu keuntungan bersih mereka menunjukan penurunan tahunan sebesar CZK 687 juta ($31 juta) menjadi CZK 2.9 miliar ($131 juta).

Produsen Republik Ceko tersebut mengaitkan penurunan kinerja finansial mereka dengan kondisi makroekonomi yang kurang baik, termasuk kenaikan tajam pada harga minyak dan penurunan keuntungan pengolahan minyak dan petrokimia.

Demikian juga, pemasukan bersih produsen Belanda AkzoNobel turun 10% berbasis tahunan menjadi €271 juta ($316 juta) sementara itu pendapatan turun sebesar 3% berbasis tahunan menjadi €2.45 miliar ($3 miliar) pada kuartal kedua. Pemasukan operasional perusahaan tersebut juga turun sebesar 27% menjadi €192 juta ($224 juta).
Gratis Trial