Para trader Turki berhadapan dengan isu pengiriman dari Iran
Para trader di Turki mengkonfirmasi bahwa sebagian besar penjual menahan penawaran mereka untuk polyolefin Iran ke Turki pada awal pekan ini ditengah proses birokratis yang lambat. "Kami mengusahakan untuk menyediakan persetujuan dari konsulat Turki di Iran tetapi kami berpikir bahwa tidak akan mudah untuk setiap perusahaan melakukan mendapatkan persetujuan ini. Situasi ini akan menyebabkan kekurangan pasokan hebat dalam beberapa pekan mendatang karena tidak banyak material Iran di Turki dalam beberapa hari ini," penjelasan salah satu dari mereka.
Para pembeli PP diberitakan menerima kenaikan penawaran untuk material Iran pekan ini, karena tidak adanya kargo baru menyebabkan prediksi kenaikan harga di bulan Agustus untuk PP pekan kemarin. Seorang converter bcf mengatakan, "Kargo Iran telah dalam pengiriman dalam beberapa pekan ini dan saat ini proses persetujuan kemungkinan besar akan memperpanjang periode pengiriman. Hal ini tentu saja semakin mendorong upaya kenaikan dari para penjual yang sebelumnya sudah berniat menaikan harga."
Seorang packager PE menjelaskan bahwa Turki sebelumnya memperingatkan Iran untuk mengimplementasikan kewajiban menyediakan persetujuan ekspor dari Turki, sementara yang lainnya mengatakan, "Kami mendengar bahwa para trader dalam kesulitan karena mereka tidak mampu untuk mendapatkan kargo yang sudah mereka bayar. Sampai kapan isu ini terus terjadi masih menjadi pertanyaan, dimana beberapa pelaku pasar berharap masalah ini bisa diselesaikan dalam satu pekan."
Para produsen Iran saat ini mengingingkan sebuah solusi dari pihak berwenang Iran, menjelaskan bahwa keputusan ini menekan perdagangan mereka sementara pihak berwenang Turki juga sedang mencari solusi saat ini, berdasarkan beberapa pelaku pasar. "Seharusnya dipersiapkan peringatan atau tanggal jelas terkait kebihakan ini sebelum mulai diberlakukan dengan tujuan memastikan kesiapan para pelaku pasar. Seluruh pengiriman secara tidak langsung tertunda selama satu pekan sementara material tertahan di truk yang berarti tambahan biaya sebesar $100/hari untuk para pemasok," penjelasan seorang pelaku pasar.
Berdasarkan keterangan dari PAGEV (Turkish Plastic Industry Foundation), peraturan tersebut tidak hanya berdampak pada tambahan biaya dan waktu yang disebabkan dari proses birokrasi tetapi juga menyebabkan ketidakpastian bagi para perusahaan yang melakukan pembelian impor dan sudah dalam pengiriman. "Saat ini kami dalam pembicaraan dengan kementrian terkait, dewan industri dan perdagangan dan juga TOBB (The Union of Chambers and Commodity Exchanges of Turkey) dengan tujuan untuk melindungan para manufaktur kami dari kemungkinan dampak negatif dari peraturan ini dan menekan ketidakpastian terkait yang muncul akibat kebijakan ini," penjelasan PAGEV.
Lebih banyak berita plastik
Harga resin plastik (PP, LDPE, LLDPE ,HDPE, PVC, GPS; HIPS, PET, ABS), tren pasar polimer, dan lainnya- Restrukturisasi petrokimia Korea Selatan beralih dari pembahasan ke penutupan
- Gas alam Eropa dan LNG Asia mencapai rekor tertinggi baru di tengah ketegangan Timur Tengah
- Brent Crude November naik 98 sen menjadi $95,63/barel pada hari Rabu
- Minyak mentah WTI (NYMEX) Oktober naik 79 sen menjadi $91,01/barel pada hari Rabu
- Rantai pasok global menghadapi hambatan berkepanjangan di jalur perdagangan utama
- Perang atau pemulihan? Perombakan laba semester I tentukan pemenang dan pecundang petrokimia
- Roller Coaster Minyak di Paruh Kedua Juli Gagal Menghentikan Reli Polymer di Sebagian Besar Wilayah
- Gugatan €1,1 miliar Dow kembalikan sengketa kartel etilena Eropa ke sorotan
- Plastipak luncurkan pakPET Single Pellet Solution dengan 30% kandungan daur ulang
- Harga minyak mentah melonjak karena premi perang kembali; akankah membalikkan keterpurukan polimer?

