Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PET Asia awali Q4 dengan penurunan berkelanjutan

Oleh Pınar Polat - ppolat@chemorbis.com
Oleh Esra Ersöz - eersoz@chemorbis.com
  • 02/10/2019 (04:43)
Harga PET diseluruh kawasan Asia telah berlanjut menurun hingga Oktober sebagian besar disebabkan oleh rendahnya permintaan ditengah musim suasana liburan, setelah pulih pada awal September yang hanya berumur pendek.

Harga PET impor menjalani Q3 sebagian besar dengan penurunan

Setelah mengalami kelesuan pada July, harga PET impor pada basis CIF Asia Tenggara ternyata masih bertahan pada tren penurunan hingga awal September yang menyentuh dua hingga tiga tahun terendah diseluruh wilayah, menurut rata-rata mingguan yang didapat dari ChemOrbis Price Wizard.

Pasar mendapat dukungan sementara dari peningkatan tajam futures minyak mentah dan biaya hulu yang diakibatkan oleh serangan drone pada fasilitas minyak mentah Saudi Aramco pada pertengahan September, namun ini membantu pasar membalikan keadaan mereka hanya selama dua minggu.

Data ChemOrbis juga menunjukkan bahwa pasar PET Asia Tenggara telah kembali pada tren rendah selama beberapa minggu yang sejalan dengan kelesuan pada benchmark minyak global ditengah kembalinya pasokan Aramco pada akhir September. Harga telah berlanjut turun sejak saat itu.



Sisi biaya tidak memenuhi dukungan

Di Asia,harga spot MEG dan PTA sebagian besar berada pada tren stabil pada perbandingan mingguan, sementara harga spot Paraksilena (PX) juga tercatat turun yang disebabkan pada rendahnya harga pedagang.

Penawaran PET asal Thailand, Taiwan, Korea Sealatan bergerak turun

Beberapa pemasok Asia Tenggara dan Asia Timur telah mencapai pasar regional PET dengan penurunan tambahan mingguan hingga $20/ton.

Satu pedagang Taiwan turut memangkas lebih lanjut penawaran botol PET untuk asal Cina dan Indonesia sebesar $30/ton dalam seminggu.

Perhatian tertuju pada kembalinya Cina dari Hari Libur National

Para pelaku pasar PET Asia Tenggara saat ini memilih bersikap tunggu-dan-lihat, karena mereka bermaksud untuk memantau bagaimana pasar tetangga Cina kembali pasca Liburan Nasional.

Ini dikarenakan tren pasca liburan pada pasar PET Cina adalah indikator penting, apakah tren turun pada pasar PET disepanjang Asia Tenggara masih akan bertahan atau tidak kedepannya.

Gratis Trial
Login Anggota