Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PET Asia melanjutkan penurunan

Oleh Tim Editorial ChemOrbis - content@chemorbis.com
  • 05/04/2017 (05:29)
Para pelaku pasar di Asia menatakan bahwa pasar PET telah menurun setelah kembali dari libur tahun baru China pada pertengahan Februari yang lalu. Berdasarkan ChemOrbis Price Index, harga botol PET ekspor untuk basis FOB China turun $100/ton secara rata-rata sejak saat itu.



"Dibandingkan dengan pekan sebelumnya, pasar domestik turun sebesar CNY50-100/ton sementara penawaran ekspor sedikit turun sekitar $5/ton. Namun, kami harus membuat penurunan kumulatif lebih dari $75/ton dibandingkan dengan bulan Februari. Dari sisi permintaan, pasar domestik masih lebih baik dari ekspor, tetapi sentimen secara umum tidak positif karena penurunan monomer. Meskipun beberapa plant PTA termasuk plant berkapasitas 5 juta ton/tahun akan ditutup untuk perawatan, akan ada beberapa kapasitas baru masuk dan mereka akan menyeimbangkan penurunan output produksi dari penutupan tersebut," penjelasan seorang sumber dari produsen China.

Sumber di pasar China mengatakan bahwa line PET baru milik Zhejiang Wankai telah kembali beroperasi dengana kapasitas 550,000 ton/tahun sementara itu Hainan Yisheng, subsidiary Zhejiang Hengyi Group Co., juga akan menambah dua line PET pada Mei dan Juni 2017. Line pertama berkapasitas 250,000 ton/tahun akan beroperasi pada awal bulan Mei sementara line kedua dengan kapasitas sama akan beroperasi pada akhir bulan Juni. Sebagai tambahan, Jiangsu Chengxing Phosph-Chemicals Co.LTD akan menambahkan dua line PET botol berkapasitas 600,000 ton/thaun yang diprediksi dimulai pada Q2 dan Q3 2017.

Pekan ini, pasar PET ekspor China berada pada kisaran $945-950/ton FOB China.

Di Asia Tenggara, penawaran PET kembali turun. Salah satu produsen Indonesia menurunkan penawaran ekspor sebesar $5-10/ton dibandingkan tingkat harga sebelumnya. Produsen tersebut mengatakan, "Permintaan baik di pasar domestik maupun ekspor melambat karena para pembeli memiliki stok yang tinggi. Mereka juga mengklaim bahwa pemesanan mereka turun untuk end product mereka. Untuk domestik, musim hujan belum berakhir. Karena itu, permintaan belum meningkat."

Seorang converter di Indonesia juga melihat cuaca sebagai alasan dibalik permintaan yang lesu karena permintaan dari sektor makanan tidak naik sesuai prediksi. Converter tersebut juga menerima penawaran kompetitif untuk PET India sebesar $950/ton CIF tunai.

Demikian juga seorang converter di Ho Chi Minh Vietnam menekankan bahwa saat ini seharusnya adalah peak season. Namun, karena perubahan pola cuaca, saat ini masih dingin dan hujan di Vietnam; Karena itu, permintaan sangat lambat.

Untuk kedepannya, beberapa pelaku industri mengatakan bahwa harga PET mungkin berganti arah karena temperatur di China meningkat dan peak season seharusnya dimulai. Sebagai tambahan, permintaan musiman akan muncul di Indonesia sebagai persiapan lebaran.

Pekan ini, rentang harga untuk PET China berada pada kisaran $950-970/ton CIF SEA, tunai.
Gratis Trial
Login Anggota