Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PP China terendah selama hampir 2 tahun; prospek paruh kedua lesu

Oleh Pınar Polat - ppolat@chemorbis.com
  • 19/06/2019 (05:33)
ChemOrbis Price Index menunjukan bahwa harga PP impor dan domestik telah menyentuh level terendah sejak Juli 2017 setelah penurunan terbaru akibat permintaan yang lesu.

Karena pasar akan menutup paruh pertama tahun ini dengan penurunan, para pelaku pasar sulit optimis dengan prospek paruh kedua, menyebutkan kelimpahan pasokan poliolefin, operasional pabrik PP terbaru dan eskalasi perang dagang China-AS.

Penawaran raffia impor mendekati level $1000

Seperti terlihat pada grafik berikut yang dihasilkan ChemOrbis Price Wizard, pasar homo-PP domestik negara tersebut telah dalam penurunan sejak pertengahan April sementara itu harga impor dalam tren serupa dalam enam pekan terakhir.

Rata-rata mingguan harga homo-PP raffia berbasis CFR China telah mencatatkan penurunan kumulatif hampir $100/ton sejak tren penurunan dimulai, dengan batas bawah rentang harga mendekati level $1000/ton.



Kapasitas PP baru mendorong kekhawatiran pasokan

Pasokan poliolefin domestik di China telah mencukupi sejak akhir libur tahun baru China di bulan Februari. Kekhawatiran atas pasokan berlebih telah muncul karena beberapa kapasitas baru yang dijadwalkan akan beroperasi di China pada paruh kedua tahun ini.

Kapasitas tambahan sekitar 5 juta ton/tahun akan bertambah pada total kapasitas PP China jika jadwal operasional paruh kedua rampung sesuai rencana.

Permintaan lesu ditengah perang dagang, pelemahan yuan

Perang dagang berkepanjangan antara AS dan pelemahan yuan terhadap dolar AS telah menahan para pembeli China menepi, membayangi prospek permintaan.

Seorang pedagang menekankan, “Sepanjang paruh pertama tahun ini, pasokan poliolefin domestik di China masih tinggi. Saat ini dimana berbagai operasional dijadwalkan, terlihat bahwa pasokan berlebih mungkin akan mendominasi pasar. Kami juga memprediksi tidak akan melihat pemulihan pada permintaan sampai September.”
Gratis Trial
Login Anggota