Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PP dan PE China memasuki periode liburan ditengah sentimen penurunan

  • 30/09/2016 (05:17)
Para pelaku industri di China tidak akan beraktivitas di pasar selama periode libur panjang selama satu minggu dimulai akhir pekan ini. Menjelang periode tersebut, para pelaku industri pasar PP dan PE China akan segera meninggalkan aktivitas di pasar ditengah kondisi yang lemah.

Harga impor PP tercatat menurun di tengah bulan ini, menyebabkan tekanan ke pasar domestik, dimana harga domestik secara konstan mengalami penurunan sepanjang bulan September. Pekan ini, tidak banyak perubahan dilaporkan untuk harga baik untuk impor dan domestik, meskipun trader dan buyer terus menekankan bahwa permintaan tetap sedikit dan suplai sangat mencukupi diseluruh negara tersebut.

Untuk pasar PE, keterbatasan stok LDPE menyebabkan harga menguat untuk produk ini. Aktivitas penambahan kembali stok menjelang periode liburan juga terjadi pekan ini, sebagian besar untuk pasar domestik. Niat beli untuk barang impor juga terbatas seperti yang banyak diungkapkan banyak trader. Salah satu produsen Thailand dan juga beberapa trader lainnya setuju ada penurunan pada penawaran awal untuk bulan Oktober, menyebabkan ada potongan harga pekan ini. “Meskipun setelah kami merevisi turun penawaran kami, kami masih sulit untuk mencapai kesepakatan di pasar impor,” ungkap seorang produsen.

Terkait dengan apa yang akan terjadi setelah periode liburan, sebagian besar berpendapat bahwa akan muncul sentimen penurunan untuk pasar PP. Hal ini terkait dengan prediksi bahwa akan ada penambahan suplai karena ada kapasitas baru yang mulai kembali beroperasi di negara tersebut dan ketersediaan kargo dari pasar berjangka, menjelang berakhirnya kontrak untuk bulan September.

Sedangkan untuk PE, ekspektasi setelah periode liburan tidak lemah seperti pasar PP. Beberapa menekankan pada isu suplai, terutama untuk LDPE, yang akan menjaga sentimen pasar tetap kuat dan juga ada kemungkinan kenaikan harga minyak mentah setelah keputusan dari OPEC. Meskipun demikian, akan lebih banyak pelaku industri berpendapat bahwa akan ada penurunan karena merujuk pada kondisi pabrik baru yang mulai beroperasi dan juga pabrik yang kembali beroperasi setelah penutupan akan mengatasi masalah pada suplai sementara permintaan tidak terlalu baik.
Gratis Trial