Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PP dan PE domestik Saudi Arabia stabil menuju penurunan untuk bulan keempat secara beruntun di bulan Agustus

  • 01/08/2017 (04:34)
Di Saudi Arabia, penawaran awal PP dan PE untuk pengiriman bulan Agustus muncul dengan kestabilan menuju penurunan dari bulan Juli sejalan dengan ekspketasi, menjaga sentimen stabil menuju penurunan untuk bulan keempat secara beruntun. Kondisi tersebut terjadi karena aktivitas perdagangan yang terbatas dan pasokan yang mencukupi mendominasi kebijakan harga bulan Agustus dari para penjual ditengah kenaikan harga minyak mentah.

Berdasarkan laporan para trader, produsen utama Saudi mempertahankan harga untuk homo-PP dan LDPE film sementara ada penurunan masing-masing sebesar SAR113/ton ($30/ton) dan SAR188/ton ($50/ton) untuk HDPE film dan LLDPE film, dari harga penawaran terakhir bulan Juli.

"Aktivitas rendah dan pasokan baik, karena itu para pelaku pasar mengantisipasi penurunan harga. Para produsen lainnya belum merilis penawaran mereka sementara kami berharap mereka untuk mengambil kebijakan yang sama," penjelasan trader tersebut.

Setelah produsen utama Saudi tersebut, produsen Saudi lainnya juga menstabilkan penawaran PP dan menekan penawaran PE sebesar SAR37/ton ($9/ton) untuk LLDPE film dan SAR112-113/ton ($30/ton) untuk HDPE grades dibandingkan bulan Juli.

Para pelaku pasar mengatakan bahwa para pemasok Saudi tidak mampu untuk menerapkan kenaikan di pasar minyak mentah terhadap penawaran baru mereka karena isu produksi yang tidak terduga dari Petro Rabigh pada akhir Juni lalu tidak menyebabkan keterbasan pasokan parah di negara tersebut karena aktivitas perdagangan yang rendah. Beberapa pelaku pasar berpendapat bahwa permintaan tidak banyak berkembang seperti prediksi sebelumnya setelah bulan Ramadan dan libur Idul Fitri berakhir ditengah situasi ekonomi yang kurang baik.

Data terbaru juga menunjukan bahwa GDP Saudi Arabia turun sebesar 0.5% di kuartal pertama tahun ini secara basis tahunan, mencatatkan kontraksi pertama dalam delapan tahun terakhir karena penurunan sebesar 2.3% dari sektor perminyakan setelah negara tersebut memutuskan untuk terlibat dalam kebijakan OPEC untuk menekan produksi minyak.
Gratis Trial