Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PP domestik bertahap naik di Vietnam dan Indonesia

  • 15/05/2018 (05:53)
Harga PP domestik di Vietnam dan Indonesia bergerak naik dalam beberapa pekan terakhir sejak sentimen pasar meningkat dengan dorongan dari beberapa penutupan terjadwal pada beberapa pabrik di Asia selama periode Mei - Juli, kenaikan tingkat harga di China dan juga kenaikan harga energi kompleks dan harga spot propilena. Namun tren kenaikan di Indonesia dan Vietnam tertahan karena permintaan yang tidak mendukung.

Di Indonesia, salah satu produsen domestik menerapkan kenaikan lanjutan sekitar $10/ton pada penawaran PP domestik mereka awal pekan ini. Harga PP domestik di negara tersebut mencatatkan tren stabil menuju kenaikan sejak pertengahan April terlepas dari fakta bahwa permintaan bertahap turun menjelang awal bulan Ramadan yang segera tiba.

Seorang trader di Jakarta mengatakan, "Harga PP melanjutkan tren kenaikan tipis sejauh ini. Namun, kami tidak yakin jika kenaikan yang baru terjadi terbukti bisa diterima karena bulan Ramadan akan dimulai pekan ini." Trader lainnya mengatakan, "Kami menerapkan penawaran tinggi untuk PP domestik kami karena kami tidak dalam tekanan penjualan apapun. Permintaan menurun karena sebagian besar pembeli telah membeli kebutuhan mereka menjelang bulan Ramadan."

Harga PP domestik di Vietnam juga mencatatkan beberapa kenaikan sepanjang pekan kemarin terutama karena fakta bahwa tren kenaikan di China membantu sentimen pasar naik di negara tersebut.

Seorang konverter kemasan menekankan, "Pasokan PP berbasis batu bara dari China cukup terbatas. Karena itu para pemasok domestik lebih yakin untuk menerapkan kenaikan. Kenaikan harga spot propilena di Asia juga berkontribusi terhadap kondisi saat ini."

Berdasarkan data dari ChemOrbis Price Wizard, rata-rata harga mingguan untuk spot propilena berbasis FOB Korea Selatan saat ini berada pada titik tertinggi sejak awal Februari.
gratis trial