Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PP menguat di Asia Tenggara menjelang penutupan maintenance

  • 24/01/2017 (05:32)
Di Asia Tenggara, para penjual PP menjelang bulan yang baru dengan kenaikkan sesuai dengan penguatan harga bahan baku yang didukung adanya jadwal maintenance beberapa plant di wilayah tersebut pada periode Januari-Maret, meskipun aktivitas pasar telah melemah menjelang libur Tahun Baru China.

Setelah produsen Saudi mengumumkan kenaikkan sebesar $50/ton untuk bulan Februari ke Vietnam dan Indonesia pekan lalu, pekan ini produsen Thailand memberlakukan kenaikkan yang lebih kecil yaitu $10/ton untuk PP mereka ke Indonesia dari minggu sebelumnya sementara produsen Asia Tenggara lainnya mengumumkan harga PP bulan Februari pada pasar lokal dengan kenaikkan $20/ton jika dibandingkan dengan level bulan Januari, kecuali untuk PP block copolymer injection yang naik sebesar $30/ton.

Selain itu, kenaikkan juga dilaporkan terjadi pada pasar lokal. Seorang produsen Indonesia menaikkan harga mereka pada pasar lokal untuk PP film sebesar IDR140,000/ton ($10/ton), PP raffia dan injection sekitar IDR130,000/ton ($9/ton) sementara BOPP dan PP coating tetap stabil dari levelnya yang terakhir.

Melihat pada faktor-faktor pendukung kenaikkan harga, Polytama Propindo Indonesia menutup plant mereka untuk maintenance sementara Pertamina Indonesia, HMC Thailand dan IRPC serta Lotte Chemical Titan Malaysia juga sedang mempertimbangkan akan menutup plantnya untuk maintenance pada tiga bulan mendatang.

Faktor kuat lainnya adalah tingginya harga spot propylene di wilayah tersebut yang telah menguat sejak awal November, berdasarkan data yang diperoleh dari ChemOrbis Price Wizard.

Seorang trader di Vietnam melaporkan bahwa permintaan untuk PP masih sepi akhir-akhir ini dan para pemain masih tertarik untuk melakukan pembelian selanjutnya. Trader lainnya melaporkan ekspektasi penguatan pada periode pasca liburan.
Namun, seorang pemain berpendapat bahwa pembeli telah menunjukkan penolakan terhadap harga yang lebih tinggi untuk bulan Februari, yang dibenarkan oleh upaya kenaikkan kecil dari produsen Asia Tenggara jika dibandingkan dengan rekan di Saudi.

Para pemain PP masih mengukur situasi setelah liburan Tahun Baru China sementara juga memonitor update produksi dari produsen-produsen Timur Tengah. Akhir-akhir ini, Reuters melaporkan bahwa PetroRabigh Saudi telah mengoperasikan kembali kompleks petrokimia mereka di Rabigh pada Minggu lalu setelah penutupan yang cukup singkat.

Untuk melihat detail mengenai update berita kapasitas baru serta penutupan dan pengoperasian kembali di seluruh dunia, anda dapat mengakses ChemOrbis PE Production news .
gratis trial