Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar PVC India mengevaluasi keputusan denominasi menjelang penawaran bulan Desember

  • 15/11/2016 (04:25)
Di India, para pelaku industri PVC saat ini tengah mengevaluasi keputusan pemerintah setempat untuk mengganti denominasi mata uang mereka dari sirkulasi di pasaran pada 8 November. Langkah ini bertujuan untuk melawan korupsi, perdagangan di pasar gelap, dan juga penghindaran pajak. Beberapa pelaku industri mengatakan bahwa aktivitas pasar melambat setelah pemerintah mengumumkan keputusan ini secara mendadak dan mereka berpendapat bahwa produsen besar dari Taiwan mungkin tidak mampu untuk menaikan harga PVC untuk bulan selanjutnya meskipun kelangkaan PVC yang sedang terjadi di pasar global akan menggerakan para penjual.

Salah satu end manufacturer plastic mengatakan bahwa produsen besar dari Taiwan mungkin tidak akan bisa menaikan harga terlalu besar di bulan Desember karena aktivitas pasar sedang stagnan setelah penarikan mata uang 500 dan 1000 rupee. Ia menambahkan, “Pekan ini akan ada konferensi dan pemain besar dari Taiwan akan hadir. Ketika produsen tersebut menyadari bahwa kondisi pasar di India yang sedang melambat, permintaan akan menjadi faktor penentu arah pasar dibandingkan dengan suplai.”

Seorang sumber yang juga produsen domestik untuk petrochemical mengatakan, “Keputusan mendadak pemerintah telah menciptakan kekacauan di pasar. Beberapa bank tutup selama dua hari sementara penarikan tunai dibatasi di ATM. Hal ini menyebabkan beberapa pelaku industri yang kembali dari hari raya Diwali tidak memiliki uang untuk bertransaksi. Permintaan diprediksi akan naik setelah periode liburan, meskipun aktivitas setelah periode liburan mengecewakan karena segalanya melambat.”

Seorang sumber dari produsen Jepang mengatakan bahwa mereka akan mengumumkan penawaran mereka menunggu harga penawaran baru dari pemain besar Taiwan. Ia juga mengatakan, “Kami mendengar bahwa produsen tersebut akan merilis harga pada 21 November. Para pelaku pasar memiliki prediksi yang kurang baik untuk kenaikan harga karena permintaan dari India dibawah ekspektasi.”

Namun, seorang sumber dari produsen Taiwan menunjuk suplai PVC yang secara global terbatas dan mengatakan bahwa kenaikan lebih jauh masih mungkin terjadi di bulan Desember. “Keputusan mendadak pemerintah India akan mempengaruhi pasar. Kami berpikir bahwa ini adalah keputusan yang baik dari pemerintah India untuk melawan korupsi. Saat ini kami tidak dapat mengukur permintaan di India, tetapi kami akan mengunjungi India untuk menemui para pelaku industri disana. Namun, suplai untuk pasar India cukup terbatas. Akan ada sedikit kuota dari China, yang mana sebagai salah satu dari supplier utama di India, karena suplai sudah cukup terbatas di China. Sebagai tambahan, pengiriman dari US juga berkurang di pasaran dan kami juga mengurangi tingkat operasional unit plant kami karena kekurangan suplai ethylene. Mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, kami melihat bahwa akan ada kenaikan lanjutan sebesar kisaran $50/ton di bulan Desember,” pendapat sumber tersebut.

Seorang trader mengatakan bahwa kepanikan mendominasi pasar India saat ini dan mereka berharap kondisi ini akan terjadi sampai minggu pertama bulan Desember.
gratis trial