Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar homo-PP raffia Vietnam tetap rendah ditengah perdagangan yang terbatas

  • 17/07/2018 (05:08)
Di Vietnam, harga homo-PP raffia secara umum mencatatkan tren penurunan setelah mencapapi titik tertinggi dalam tiga tahun di akhir bulan Mei. Permintaan yang terus rendah ditengah musim hujan yang sedang berlangsung terus menekan pasar pekan ini sementara itu sentimen yang rendah di China juga menekan harga PP di negara tersebut.

Seorang konverter mengatakan, "Harga PP domestik turun tipis pekan ini, namun kami masih melihat tingkat harga penawaran saat ini terlalu tinggi dan kami membatasi pembelian kami hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar. Permintaan terhadap produk akhir kami saat ini tertekan oleh musim hujan sementara itu kondisi pasar akan terus turun di bulan Agustus karena Festival Bulan Hantu."

Terlepas dari depresiasi Dong Vietnam terhadap Dolar AS, harga PP domestik terus mencatatkan penurunan ditengah penolakan dari para pembeli. "Pasar PP naik terlalu cepat di bulan Mei. Kami yakin bahwa harga akan mencatatkan penyesuaian turun," penjelasan seorang pembeli.

Di pasar impor, beberapa trader mengatakan, "Pergerakan pasar cukup rendah karena periode permintaan rendah sementara itu risiko nilai tukar yang terjadi ditengah perang dagang China-AS juga akan menekan permintaan. Para pembeli menempatkan penawaran dengan penurunan $20-40/ton, namun mereka tidak bersedia untuk menumpuk stok untuk saat ini, yakin bahwa pasar masih mungkin turun dalam waktu dekat."

Kenaikan yang baru terjadi pada PP berjangka di Dalian Commodity Exchange China mungkin akan mendorong pasar Vietnam, berdasarkan para pelaku pasar. "Kenaikan pasar berjangka mungkin membantu harga PP bertahan pada tingkat harga saat ini, namun proyeksi PP untuk jangka pendek masih rendah ditengah permintaan yang rendah karena pasokan yang mencukupi," penjelasan seorang penjual.

Seorang konverter kemasan menekankan, "Kami memilih untuk mempertahankan kebijakan menunggu dan melihat untuk saat ini karena tren penurunan yang masih berlanjut. Perang dagang antara China dan AS menciptakan ketidakpastian untuk proyeksi jangka pendek."
Gratis Trial