Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar poliolefin Indonesia berikan sinyal pelemahan lebih lanjut jelang akhir tahun

Oleh Pınar Polat - ppolat@chemorbis.com
  • 11/12/2019 (04:39)
Di Indonesia, pasar polyolef lokal dan impor tetap berada di sisi lemah baru-baru ini mempertimbangkan kekhawatiran atas meningkatnya pasokan dan permintaan bearish yang terus-menerus. Faktor-faktor ini juga diantisipasi untuk menjaga pasar di bawah tekanan ke bawah selama minggu-minggu terakhir tahun ini.

Konverter Indonesia melaporkan bahwa penawaran yang mereka terima untuk homo-PP raffia dan PPBC. turun sebesar Rp800.000/ton ($57/ton) pada minggu ini dan berkomentar, “Penawaran PP lokal telah kehilangan kekuatan lebih lanjut minggu ini karena minat beli yang lemah. Kami berpikir bahwa pasar akan menyambut akhir tahun di bawah kondisi yang sama. "

Alur yang menurun sudah ada sejak Agustus

Harga PE lokal sebagian besar berada dalam tren menurun sejak akhir Juli tahun ini, menurut ChemOrbis Price Index. Mereka saat ini berada di dekat level terendah sejak 2008. Harga PP juga turun pada Agustus sebelum mencatatkan kenaikan jangka pendek pada September. Mereka membatalkan semua peningkatan mereka di bulan berikutnya hingga mencapai level terendah 2 tahun.

Permintaan yang lambat adalah penyebab lemahnya pasar PP, PE

Harga PP dan PE yang lebih rendah di seluruh pasar impor dan lokal terutama disebabkan oleh minat beli yang lesu, para pelaku pasar Indonesia menyetujui.

Pelaku pasar tidak berharap untuk melihat pemulihan permintaan dalam waktu dekat segera setelah pembeli mempertahankan sikap menunggu dan melihat untuk mengantisipasi penurunan harga lebih lanjut. Ditambah lagi, aktivitas perdagangan cenderung melambat lebih lanjut di minggu-minggu mendatang karena liburan akhir tahun.

Kargo laut PE AS menambah tekanan pasokan

Sementara tingkat persediaan sudah tinggi di pasar Asia Tenggara, kargo laut PE AS menambah tekanan pasokan di pasar.

Pedagang Indonesia juga melaporkan bahwa penawaran mereka untuk HDPE dan LLDPE film asal Saudi turun sebesar $20/ton dari akhir November. “Harga PE telah mencatat penurunan baru minggu ini. Terlepas dari kurangnya dukungan dari sisi permintaan, penawaran multi-asal juga membebani harga, termasuk kargo AS yang murah, ”ungkapnya.

Ekpansi kapasitas untuk PP di Indonesia

Pasokan PP luar negeri yang cukup telah memperkuat kekhawatiran di Asia Tenggara. Selain itu, produsen lokal utama di Indonesia termasuk Chandra Asri dan Polytama Propindo telah melalui ekspansi kapasitas pada tahun 2019, meningkatkan ketersediaan PP lokal sekitar 200.000 ton/tahun.

Untuk melihat berita produksi PP terbaru, silakan lihat PP Production News (hanya untuk Anggota)

Produser lokal memangkas HDPE, PP raffia, PPRC lagi

Produsen lokal di Indonesia mengawali minggu ini dengan penurunan harga lebih lanjut hingga IDR420.000/ton ($30/ton) untuk HDPE, PPRC injeksi dan homo-PP raffia dan injeksi sembari menerapkan peningkatan kecil sebesar Rp10.000/ton ($1/ton) pada penawaran mereka untuk LLDPE, homo-PP film dan PPBC injeksi.

Produsen sebagian besar telah menerapkan harga yang lebih rendah pada penawaran PP dan PE mereka pada pasar lokal sejak awal Oktober.

Gratis Trial
Login Anggota