Skip to content

Opsi Pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kategori Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar poliolefin Indonesia melanjutkan tren kenaikan

Oleh Merve Sezgün - msezgun@chemorbis.com
  • 21/03/2019 (04:56)
Harga poliolefin domestik dan impor di Indonesia telah mencatatkan gelombang kenaikan baru pekan ini, dengan para penjual mengaitkan tren kenaikan ini dengan pasar minyak mentah berjangka yang tinggi dengan prediksi peningkatan permintaan menjelang bulan Ramadan.

Penawaran awal bulan April untuk PP, PE impor dirilis dengan kenaikan

Harga awal bulan April dari produsen Asia Tenggara dirilis ke Indonesia dengan kenaikan sebesa $10-20/ton untuk PP dan $20-30/ton untuk HDPE dan LDPE dibandingkan bulan Maret, penjelasan trader tersebut.

"Terlepas dari bulan Ramadan yang akan tiba, permintaan dari sektor pengemasan belum naik karena para pembeli waspada dengan pembelian skala besar menjelang pemilihan umum di bulan April. namun, sentimen perlahan meningkat dan para penjual bertahan dengan penawaran mereka ditengah kenaikan harga komoditas. Pasar minyak mentah berjangka yang tinggi mendorong sentimen poliolefin," pendapat seorang trader domestik.

Sementara itu, salah satu penghasil tas karung menerima kenaikan $10-15/ton untuk penawaran homo-PP raffia dari sumber Korea Selatan, menekankan, “Para pemasok menolak menawarkan diskon untuk kesepakatan yang terjadi dan kami pikir bahwa level penawaran saat ini cukup tinggi. Permintaan untuk produk akhir kami fluktuatif karena itu kami membatasi pembelian kami.”

Pasar domestik mencatatkan kenaikan untuk pekan kelima

Berdasarkan data dari ChemOrbis Price Index, rata-rata mingguan harga HDPE film, LLDPE film dan homo-PP raffia berbasis FD Indonesia telah naik sejak harga mencapai level terendah dalam satu setengah tahun pada paruh pertama bulan Februari. Pekan ini menjadi pekan kelima beruntun harga mencatatkan kenaikan.



Berdasarkan para trader, salah satu produsen domestik telah menerapkan kenaikan beruntun pada harga PP dan PE domestik mereka dalam empat pekan terakhir.

Penawaran terbaru dari produsen tersebut saat ini menunjukan kenaikan kumulatif sekitar IDR700,000-1,000,000/ton ($49-70/ton) untuk homo-PP dan IDR550,000/ton ($39/ton) untuk LLDPE dan HDPE dibandingkan satu bulan lalu.

Seorang sumber dari produsen tersebut menekankan, "Pasokan LLDPE kami terbatas sementara itu permintaan dari para pembeli terbatas. Kami yakin bahwa pemulihan pada harga spot etilena sejalan dengan minyak mentah berjangka yang tinggi akan membantu pasar menahan sentimen tinggi di bulan April."
Gratis Trial
Login Anggota