Skip to content

Opsi pilihan
Teks :
Kriteria Pencarian :
Teritori/Negara :
Kelompok Produk/Produk :
Tipe Berita :
My Favorites:
 

Pasar stirena Asia akan mencatatkan beberapa penutupan pada H1 2018

  • 20/12/2017 (05:25)
Para pelaku pasar stirena Asia mengatakan bahwa beberapa pabrik di regional dijadwalkan akan ditutup untuk pemeliharaan pada paruh pertama 2018. Harga spot stirena telah mencatatkan koreksi penurunan dalam dua pekan terakhir dibalik kenaikan pasokan di China selama kenaikan lebih dari satu bulan.

Meskipun penurunan mingguan yang baru terjadi sekitar $50/ton pada 19 Desember kemarin, harga masih berada diatas tingkat harga pertengahan November.

Namun, penutupan yang akan datang terutama di bulan Februari dan juga tren kenaikan di pasar energi akan mendorong sentimen kembali naik, pendapat beberapa pelaku pasar.

Periode pemeliharaan akan diawali oleh Grand Pacific Petrochemical Corp Taiwan. Pabrik stirena perusahaan tersebut dengan kapasitas sebesar 130,000 ton/tahun diprediksi akan menjalani pemeliharaan selama enam pekan antara Februari dan Maret.

Di akhir Februari, Nippon Steel Jepang akan menutup pabrik berkapasitas 230,000 ton/tahun untuk pemeliharaan untuk sekitar 50 hari. Pabrik stirena perusahaan tersebut yang berkapasitas 190,000 ton/tahun juga akan ditutup pada 10 Maret dan akan tetap berhenti beroperasi untuk sekitar 30 hari.

LG Chem Korea Selatan merencanakan menutup pabrik stirena untuk pemeliharaan pada periode Maret dan April. Pabrik berkapasitas 500,000 ton/tahun diprediksi akan ditutup selama 20 hari.

Meskipun tanggal pasti belum ditentukan, Styrindo Mono Indonesia dan Hanwha Total Petrochemical Korea Selatan juga merencanakan melakukan penutupan untuk pemeliharaan pada pabrik mereka di kuartal pertama 2018. Pabrik stirena dari Styrindo Mono Indonesia dengan kapasitas 100,000 ton/tahun diprediksi akan ditutup selama satu bulan sementara itu pabrik stirena dari Hanwha Total Petrochemical yang berkapasitas 650,000 ton/tahun akan ditutup selama dua pekan.

Sedangkan di bulan Mei, Lotte Chemical Korea Selatan berencana untuk menutup pabrik stirena berkapasitas 580,000 ton/tahun untuk pemeliharaan. Pabrik tersebut diprediksi akan kembali beroperasi setelah 60 hari.

Untuk mengikuti perkembangan terkini dari berita produksi, silahkan mengunjungi <a href=
http://www.chemorbis.com/en/production-news/maintenance- turnaround-new- capacities-
ps/?pub=common class=”blue12”><b>PS Production News</a></b>
gratis trial